Home > METRO BERITA > Maju Pemilu 2019, Berkas Perindo dan PDIP Dikembalikan KPU

Maju Pemilu 2019, Berkas Perindo dan PDIP Dikembalikan KPU

METROSEMARANG.COM – Berkas verifikasi dua partai politik (parpol) di Semarang terpaksa dikembalikan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) lantaran ada sejumlah syarat yang belum lengkap. Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono menyebut dua berkas parpol yang ia kembalikan milik Partai Persatuan Indonesia (Perindo) serta Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono
Foto: metrosemarang.com/dok

“Untuk verifikasi berkas parpol yang akan maju di bursa Pemilu 2019, sampai kemarin terdapat dua yang sudah menyerahkan kepada kami. Perindo pada Rabu pagi, sedangkan PDIP berkasnya kami terima pukul 15 lebih 57 menit. Kurang 3 menit sebelum kantor KPU ditutup,” kata Henry kepada¬†metrosemarang.com, Jumat siang (13/10).

Ia mengatakan telah mengoreksi semua berkas-bekas dua parpol tersebut. Namun, ia menemukan adanya sejumlah kekurangan database.

Henry berkata ada jumlah daftar kader partai yang kurang memenuhi persyaratan KPU. PDIP, katanya kurang memenuhi syarat jumlah kader berdasarkan pendataan dari KTA dan KTP. Dari semula diwajibkan mencantumkan 2.043 kader, PDIP masih kurang 100 database kader.

Sedangkan Perindo, dari syarat awal diwajibkan mengumpulkan 1.629 data kadernya. Saat diserahkan ke KPU Kota Semarang, masih kurang 197 kader.

“Karena belum lengkap maka kami kembalikan lagi berkasnya agat dapat dilakukan perbaikan. Data-datanya harus sesuai dengan apa yang ditampilkan di Sipol KPU Pusat,” ungkapnya.

Ia berharap kedua parpol itu segera memperbaiki databasenya paling lambat 16 Oktober nanti. Sebab, belasan parpol lainnya juga berduyun-duyun melengkapi berkas verifikasinya.

“Semua syaratnya ada di PKPU Nomor 11. Kita sudah bintek dan sosialisasi ke semua lapisan masyatakat,” cetusnya.

Ia mengaku penerapan Sipol dalam pelaksanaan Pemilu 2019 bertujuan merancang sistem parpol agar lebih modern. Diharapkan pula, KPU mampu meningkatkan kapasitasnya supaya lebih transparan.

“Nanti datang saja ke KPU Semarang karena tanggal 16 Oktober pasti (pengajuan verifikasinya) lebih ramai lagi,” tandasnya. (far)

Tinggalkan Balasan