Home > Berita Pilihan > Makin Langka, Harga Jengkol di Semarang Tembus Rp 100 Ribu

Makin Langka, Harga Jengkol di Semarang Tembus Rp 100 Ribu

METROSEMARANG.COM – Minimnya pasokan di tingkat petani membuat harga jengkol di pasar tradisional Kota Semarang meroket naik. Di Pasar Karangayu Jalan Siliwangi, harga jengkol saat ini telah menembus angka Rp 100 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang memerlihatkan jengkol yang saat ini semakin langka. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Rusimah, seorang pedagang jengkol mengatakan, kenaikan harga sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Awalnya, ia mendapati harga di tingkat petani mulai bergerak naik di kisaran Rp 50 ribu per kilogram.

Setelah itu, harganya terus bergerak naik hingga menyentuh Rp 100 ribu per kilogram mulai hari ini, Selasa (6/6). “Hari ini sudah Rp 100 ribu. Padahal harga normalnya hanya Rp 15 ribu. Memang sangat mahal karena barangnya susah didapat, semakin langka,” kata Rusimah saat ditemui metrosemarang.com di lapaknya.

Ia mengaku dibuat pusing dengan kenaikan harga jengkol saat ini. Musababnya, jengkol merupakan bahan makanan yang kerap dicari masyarakat selama Ramadan.

Selain bisa diolah menjadi sayuran semur, kata Rusimah, sebagian warga juga doyan mengolah jengkol menjadi rendang.

“Sebenarnya peminatnya banyak, tapi ndak ada yang berani beli. Karena mahal, orang-orang cuma beli satu ons sampai sekilo. Kalau pas murah selalu laris,” cetusnya.

Ia sendiri selama ini mendapat pasokan dari Salatiga. Menurutnya lonjakan harga jengkol membuat pedagang kelimpungan.

Bahkan, para pedagang Pasar Johar Baru terpaksa berburu komoditas tersebut sampai ke Karangayu. Nita salah satunya.

“Sejak awal puasa enggak pernah ada yang jual. Setiap kemari enggak pernah dapat jengkol. Padahal pelanggan saya banyak yang nyari,” ungkap Nita, seorang pedagang sayuran yang menempati lapak Pasar Johar Baru belakang MAJT.

Nita mengaku tak bisa memperkirakan sampai kapan harga jengkol bisa berangsur normal. Pun dengan kelangkaan barangnya, ia bilang sulit untuk diprediksi.

Indah Sari, salah satu pembeli jengkol di Pasar Karangayu mengaku kaget saat mendapati harga jengkol melambung tinggi. “Mahal banget. Saya beli seperempat kilo aja deh, Bu,” sergahnya seraya mengeluarkan sejumlah uang dari kantongnya. (far)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link