Mampir ke Semarang, Dude Herlino Ajak Warga Beli Jajanan Pasar

METROSEMARANG.COM – Pesinetron Dude Herlino memukau ratusan pasang mata saat menghadiri Festival Jajanan Nusantara di Lotte Mart Jalan Majapahit Semarang, pada Kamis (7/12).

Dude Herlino menjadi bintang tamu Festival Jajanan Nusantara di Semarang. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Suami Alyssa Soebandono tersebut didampuk menjadi narasumber utama dalam diskusi bersama para penggemarnya yang mayoritas ibu-ibu. Selain Dude, hadir pula Chief Ragil serta Marketing director Unilever Food Solutions, Thomas Agus Pamuji.

“Apa yang membuat bisnis Mas Dude bisa menjadi terkenal seperti sekarang ini. Boleh dong dibagi tips-tipsnya,” tanya seorang ibu paruh baya kepada Dude Herlino yang berada di atas panggung.

Menurut Dude jurus jitunya dalam mengembangkan bisnis kue dengan merek Jogja Scrummy yakni dengan mengedepankan kualitas rasa serta memperkuat pemasaran melalui jejaring media sosial (medsos).

“Sebab, setelah kita survei konsumen saat ini sudah melek teknologi. Itu sangat membantu ketika kita memperkenalkan produk. Namun yang terpenting lagi, kuncinya ada pada kepuasan konsumen. Jika ada konsumen yang beli produk kita untuk kedua kalinya itu hal baik bagi kita,” ungkap aktor tampan tersebut.

Ia menerangkan Jogja Scrummy punya keunikan tersendiri dibanding roti lainnya. Kue Jogja Scrummy mempunyai tekstur berlapis dengan komposisi brownis kukus pada bagian bawahnya ditambah puff pastry berbagai rasa untuk lapisan atasnya.

Sejauh ini, ia sudah punya empat gerai di Yogyakarta dan sebuah gerai di Padang. Dengan bahan dasar tepung, gula, perisa, telur, margarin, selai buah, puff pastry, Dude bilang kuenya saat ini digandrungi masyarakat mengingat harganya terjangkau hanya Rp 45 ribu.

“Kita merangkul berbagai UKM yang ada di sana. Sehingga sembari mempromosikan produk UKM lokal, masyarakat Yogyakarta juga bisa sekalian mempromosikan produk kita,” ucapnya.

Ia menyebut strategi ini sangat menguntungkannya karena tidak saling menjatuhkan dan cenderung bersinergi untuk melekatkan image kue Jogja Scrummy di hati masyarakat setempat. “Apalagi kita baru setahun jualan kue. Ini jadi hal yang bagus buat kita ke depannya,” katanya lagi.

Terlepas dari itu semua, ia kini juga melihat Kota Semarang sebagai pasar yang menjanjikan untuk pengembangan bisnisnya. Baginya Semarang kota besar dengan jumlah penduduknya yang padat. Tentu kondisi itu, ia melanjutkan merupakan potensi bisnis yang sangat besar.

Ia pun tak segan memuji panitia acara yang berani menggelar Festival Jajanan Nusantara di pusat perbelanjaan umum. Diakuinya acara itu bisa mendongkrak perekonomian warga sekitar.

“Istri saya sangat doyan jajanan pasar. Saat hamil dua anak saya, Alyssa suka beli jajanan pasar. Mulai kue cubit, gemblong, klepon dan makanan lainnya. Maka saya berharap supaya Festival Jajanan Nusantara digelar rutin tiap tahun agar anak muda yang cuma tahu masakan Jepang bisa kenal dengan jajanan pasar,” paparnya. (far)