Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Mana Golmu, Hari Nur?

Mana Golmu, Hari Nur?

METROSEMARANG.COM – Hari Nur Yulianto belum kunjung mengakhiri paceklik gol musim ini. Tambahan dua amunisi baru diharapkan bisa memberi energi positif buat pemain jebolan Tim PON Jateng.

Hari Nur masih mencari gol pertamanya musim ini. Foto: metrosemarang.com

Musim kompetisi Divisi Utama 2014 jadi periode tersubur bagi Hari Nur. Di tahun keduanya berseragam PSIS, dia sukses menjadi top skor klub dengan lesakan 14 gol. Padahal, kala itu Hari Nur hanya diplot sebagai deputi Julio Alcorse dan lebih sering memulai laga dari bangku cadangan.

Tahun lalu, di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) B, pemain yang akrab disapa Mukri itu masih sanggup mendonasikan 6 gol dan 4 assist, meski kerap dipasang sebagai winger.

Musim ini, semua atribut tersebut seolah memudar. Hingga 10 pertandingan, belum ada gol yang dihasilkan dari kaki dan kepala Hari Nur. Bahkan, dia kalah produktif dibanding barisan bek PSIS.

Safrudin Tahar dan kapten Haudi Abdillah masing-masing sudah mengemas satu gol. Taufik Hidayat menjadi bek paling produktif dengan torehan tiga gol.

Saat timnya pesta lima gol ke gawang Persiba Bantul di pekan ketujuh, pemain asli Kendal itu juga tak kunjung ‘pecah telur’. Hari Nur juga kalah bersinar dibanding pemain lain di lini serang.

Melcior Majefat yang baru bergabung di putaran kedua Liga 2 bahkan langsung mencetak gol pada laga debutnya kala PSIS menang 2-1 atas tuan rumah Persipon Pontianak.

Padahal, bersama Taufik Hidayat dan Safrudin Tahar, Mukri mengantongi menit bermain paling banyak dibanding pemain lain. Dia juga selalu bermain penuh dalam 10 laga yang sudah dilakoni PSIS.

Musim ini, Hari Nur juga sudah memainkan peran berbeda di lini serang. Selain beroperasi di sisi sayap, pemain 28 tahun itu juga pernah dimainkan lebih ke dalam sebagai gelandang serang atau striker.

Hari Nur mencetak gol penutup saat PSIS melibas Persibat 3-0 pada 9 April silam. Foto: metrosemarang.com

Namun, keran gol Hari Nur belum juga mengalir. Gol terakhir yang diukir justru terjadi di pramusim saat Mahesa Jenar menggebuk Persibat Batang 3-0 pada 9 April silam. Artinya, sudah empat bulan atau 120 hari, Mukri absen bikin gol.

Pelatih Subangkit pun bisa memahami kesulitan yang tengah dialami pemainnya tersebut. Dia berharap Hari Nur bisa segera keluar dari periode sulit.

Tambahan dua winger anyar, Melcior dan Rifal Lastori diyakini bisa membantu mengembalikan ketajaman Hari Nur. “Mudah-mudahan dengan masuknya dua pemain baru bisa membantu Hari Nur cetak gol. Sekarang dia bisa saya mainkan di second (striker) atau di depan,” kata Subangkit, Selasa (8/8).

Akhir pekan ini, Mukri berpeluang mengakhiri puasa gol saat PSIS menjamu PSIR Rembang, Sabtu (12/8). Tim berjuluk Laskar Dampo Awang tersebut lumayan ‘akrab’ dengan Hari Nur, di mana pemain bernomor 22 itu selalu sukses mencetak gol dalam dua pertemuan terakhir. (twy)

 

 

Tinggalkan Balasan

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link