Home > METRO BERITA > KULINER > Mangut Belut Sampangan, Pedese Maknyos!

Mangut Belut Sampangan, Pedese Maknyos!

image
Mangut Belut Sampangan (foto: informasi.com)

Jangan ngaku sebagai pecinta mangut kalau belum mencoba hidangan yang satu ini : mangut belut Sampangan. Ya, masakan ini tidak menggunakan ikan manyung sebagai bahan utamanya, melainkan belut. Walaupun bahan yang digunakan berbeda dengan mangut kebanyakan, tapi mangut belut ini dijamin maknyos.

Warung makan Mangut Belut Sampangan ini terletak di Jalan Menoreh Raya nomor 10, persis di pinggir jalan dari Taman Sampangan menuju arah Gunungpati. Selain letaknya strategis, Anda juga bisa langsung mengenali tempat ini dari jumlah mobil-mobil yang terparkir di depan warung. Warung makan milik Hj. Nasimah ini memang tidak pernah sepi pembeli, terutama yang bermobil. Maka disarankan, jika ke warung ini, naik motor saja biar parkirnya tidak susah.

Berbicara soal rasa masakan, tak perlu dipertanyakan lagi. Mangut belut yang dihidangkan di warung ini dijamin bisa menggoyang lidah plus membuat keringat dan air mata bercucuran. Wong, kuahnya saja super pedas.

Sang empunya warung, Giharti mengatakan, mangut belut buatannya menggunakan bumbu bawang merah, bawang putih, kencur dan cabai rawit setan. Cabai rawit setan ini tidak bisa digantikan dengan cabai lain, sebab akan membuat masakan jadi kurang pedas dan rasanya berbeda.

Memasaknya hampir sama dengan hidangan manyung lainnya. Hanya saja, bumbunya ditumbuk kasar. Sehingga saat mangut belut dihidangkan ke meja, Anda bisa melihat tumbukan bawang dan cabai menghiasi enam potong belut sepanjang 5 centimeter di piring.

Saat masuk dalam mulut, daging belut terasa sangat empuk dan lembut. Bumbunya pun meresap hingga ke tulang. Ditambah kuah santan yang gurih pedas asin. Pokoke jos gandos.

Seporsi mangut belut ini dihargai Rp 10 ribu. Jika Anda ingin menikmati mangut ikan manyung, warung ini juga menyediakannya dengan harga Rp 30-50 ribu per porsi.

Warung ini buka setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 7 pagi sampai jam 5 sore. Tapi karena banyaknya pembeli, mangut belut sering ludes sebelum jam 5 sore. Jadi kalau hendak ke warung ini, sebaiknya pagi atau siang hari.

Untuk Anda yang tidak ingin repot-repot ke Sampangan, Anda bisa mengunjungi warung mangut belut di Pujasera Jalan Kyai Saleh dan di Jalan Jati Raya Banyumanik. Kedua warung ini adalah cabang dari warung mangut belut Sampangan yang dikelola oleh anak-anak Hj Nasimah. Rasanya? Sama-sama maknyos! (ren)