Home > METRO BERITA > Polisi: Disdik Semarang Tak Tegas Tangani Tawuran Pelajar

Polisi: Disdik Semarang Tak Tegas Tangani Tawuran Pelajar

ilustrasi
ilustrasi

SEMARANG – Maraknya insiden tawuran antar pelajar yang terjadi di kota Semarang belakangan ini, dinilai karena Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang kurang tegas menanggapi fenomena tersebut. Pasalnya, tim Polrestabes Semarang yang biasa melakukan penanganan tawuran pelajar mengaku kesulitan saat memberi sanksi terhadap pelajar-pelajar nakal, sehingga tidak menimbulkan efek jera.

“Tawuran pelajar jangan hanya dibebankan ke pihak kepolisian saja. Dinas Pendidikan Kota Semarang harus ikut andil menekan tingkat tawuran yang semakin tinggi dengan memberi sanksi kepada pelajar yang terlibat tawuran, ” tutur Kasat Sabhara Polrestabes Semarang, AKBP Basuki, Senin (22/9) siang.

Menurutnya, fenomena tawuran di Semarang saat ini termasuk terlambat dibanding kota-kota lain seperti Solo, Yogya dan Salatiga. Di kota-kota tersebut tawuran pelajar sudah jarang terjadi.

Sebagai contoh beberapa insiden tawuran pelajar yang terjadi pada Rabu (10/9) lalu. Sekitar pukul 15.45,  di Jalan Pahlawan, daerah Taman KB Semarang, kedua kelompok  dari sekolah berbeda terlibat tawuran menggunakan berbagai alat-alat berbahaya. (Yas)