Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Mario ‘Panser Biru’: Sanksi Komdis Tak Masuk Akal

Mario ‘Panser Biru’: Sanksi Komdis Tak Masuk Akal

wpid-20141029_164647.jpg
Hampir seluruh penggawa PSIS mendapat sanksi Komdis PSSI. Mereka dilarang beraktivitas sepakbola selama setahun hingga seumur hidup. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada PSIS Semarang, dinilai terlalu berat. Sanksi tersebut dinilai tidak mendidik dan justru mematikan karir pemain.

Komisi Disiplin sudah menjatuhkan vonis terhadap semua komponen yang terlibat dalam laga PSS vs PSIS di Stadion AAU Adisucipto, 26 Oktober 2014. Dalam putusan yang dipublikasikan pada Kamis (20/11) itu, mereka yang tercantum dalam daftar, baik pemain maupun ofisial dikenai sanksi beragam, mulai larangan beraktivitas sepakbola selama setahun dan denda hingga Rp 200 juta. Jika diakumulasi, hukuman denda untuk tim PSIS saja mencapai Rp 2 miliar.

Ketua Umum Panser Biru Mario Baskoro sangat menyesalkan keputusan tersebut. Menurutnya, hukuman Komdis terkesan mengada-ada. “Untuk biaya kompetisi saja, masih keteteran, apalagi untuk membayar denda,” ucapnya, Jumat (21/11).

Hukuman untuk para pemain yang tidak terlibat juga dinilai tidak masuk akal. “Tentu saja itu mematikan karir sepakbola mereka,” tambah Mario.

Untuk saat ini, Panser Biru belum melakukan tindakan terkait kasus ini. Mereka masih mengkaji dan saling koordinasi antar anggota, pengurus serta pembina. (ade)