Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Martapura Lawan Ideal buat PSIS di Semifinal

Martapura Lawan Ideal buat PSIS di Semifinal

Usep Munandar (kiri) dan Brima Pepito mewakili kekuatan Borneo FC dan Martapura FC. Salah satu tim ini kemungkinan bakal menjadi lawan PSIS di semifinal. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia
Usep Munandar (kiri) dan Brima Pepito mewakili kekuatan Borneo FC dan Martapura FC. Salah satu tim ini kemungkinan bakal menjadi lawan PSIS di semifinal. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia

SEMARANG – Setelah memastikan tiket semifinal, PSIS kini mulai berhitung calon lawan yang bakal menjadi wakil Grup P di babak empat besar. Dua tim asal Kalimantan, Martapura FC dan Pusamania Borneo FC punya kans paling besar untuk mengisi slot di semifinal. Dari dua wakil Borneo tersebut, Martapura bakal menjadi lawan ideal buat Mahesa Jenar ketimbang harus bentrok kontra PBFC.

Delapan tim yang menghuni dua grup di fase perempatfinal Divisi Utama masih menyisakan satu laga lagi yang bakal digelar pada Minggu (26/10) mendatang. Dari delapan kontestan itu, hanya PSIS Semarang dan PSS Sleman yang sudah dipastikan melenggang ke semifinal. Pertemuan kedua tim di kandang PSS akhir pekan ini, hanya untuk menentukan status juara grup, sekaligus membidik lawan di empat besar.

Jika ingin menjadi juara Grup N, Fauzan Fajri dkk wajib menang atas PSS atau setidaknya imbang dengan minimal mencetak dua gol. Sebab, kalau hanya mampu bermain seri di bawah dua gol, PSIS dipastikan hanya menjadi runner up, karena pasukan Super Elja sanggup memaksakan hasil imbang 2-2 pada pertemuan pertama di Jatidiri.

Namun, jika melihat pada daftar klasemen terkini, posisi runner up bisa jadi justru menguntungkan buat Mahesa Jenar. Setidaknya mereka bisa terhindar dari Borneo FC, yang saat ini berada di bawah Martapura. Komposisi ini kemungkinan tidak akan berubah, karena kedua tim sama-sama akan melakoni laga kandang pada matchday pamungkas.

Martapura yang sudah mengemas 8 angka akan menjamu PSCS Cilacap di Stadion Demang Lehman. Laskar Sultan Adam lebih diunggulkan bisa menggulung Taryono cs. Saat bertamu ke Cilacap, Brima Pepito dkk bisa memetik hasil imbang 2-2. Anak asuh Frans Sinatra Huwae ini cukup bermain imbang jika hanya ingin sekadar lolos ke semifinal. Tapi, jika mereka juga mengincar juara grup, maka tiga angka wajib didapat.

Di laga lainnya, Borneo FC akan meladeni Persis Solo di Stadion Segiri Samarinda. Danilo Fernando cs yang sudah mengoleksi nilai tujuh juga hanya butuh hasil imbang untuk menyegel tempat di semifinal. Sekalipun pada pertandingan lainnya, PSCS bisa mencuri satu poin di Demang Lehman, Borneo lebih berhak mendampingi Martapura sebagai runner up Grup P.

Jika dua partai di Grup P berakhir seri, Borneo dan PSCS sama-sama mengemas 8 angka. Namun, Laskar Nusakambangan kalah produktif, karena mereka hanya sanggup menang 2-1 di Cilacap setelah pada pertemuan sebelumnya takluk 0-2 di markas Borneo. Tapi, skenario itu sangat kecil terwujud. Borneo dipastikan tetap mengincar angka penuh di hadapan pendukungnya. Apalagi, sepanjang musim ini pasukan Pesut Etam belum pernah tergelincir di kandang sendiri.

Martapura bisa jadi akan berusaha menghindari bentrok dengan PSS Sleman. Isnan Ali cs sudah pernah merasakan alotnya perlawanan PSS saat kedua kubu bertemu di fase 16 besar. Dalam dua kali pertemuan, kedua tim bisa saling mengalahkan. Tapi, Sleman sempat memberi perlawanan ketat di Martapura, sebelum akhirnya tumbang dengan skor 3-4. Anang Hadi dkk gantian menang dengan skor tipis 1-0 saat menjamu Martapura di Maguwoharjo.

Dengan perimbangan kekuatan dua tim Kalimantan tersebut, kemungkinan PSIS lebih memilih bisa menjajal Martapura ketimbang harus bertemu Borneo di semifinal. Musim ini, skuad Pesut Etam punya kekuatan manajerial yang cukup kuat hingga mampu mengumpulkan sejumlah pemain-pemain berpengalaman dengan level ISL.

Danilo Fernando, Gangga Mudana, Usep Munandar, Feri Aman Saragih, Febri Hamzah maupun Fernando Soler, sudah cukup mewakili kekuatan Borneo. Di bawah kendali Iwan Setiawan, mereka menjadi salah satu kandidat juara Divisi Utama musim ini. Selain itu, ada sosok Vigit Waluyo yang cukup kenyang pengalaman dalam mengelola tim sepakbola. Dia adalah pemilik klub Perseba Super Bangkalan yang kemudian melebur dengan Persisam Samarinda hingga berubah menjadi Pusamania Borneo FC pada awal musim 2014.

Dari kubu PSIS, Manajer Tim Wahyu ‘Liluk’ Winarto menegaskan timnya siap meladeni siapapun di semifinal. Namun, strategi di babak semifinal baru akan diputuskan dalam rapat internal bersama jajaran manajemen. “PSIS siap melawan siapapun di semifinal. Tapi, kami juga masih menunggu keputusan PT Liga terkait format yang akan digunakan, apakah home tournament atau home and away. Sampai saat ini belum ada informasi resmi,” katanya. (*)

 

KLASEMEN SEMENTARA

 

GRUP N

    TIM            M        Mn      S          K         Gol      N

1. PSIS            5          3          2          0          14-5     11

2. PSS             5          3          2          0          10-4     11

3. PSGC          5          1          1          3          6-10     4

4. Persiwa        5          0          1          4          1-12     1

 

GRUP P

   TIM             M        Mn      S          K         Gol      N

1. Martapura    5          2          2          1          7-7       8

2. Borneo        5          2          1          2          8-6       7

3. PSCS           5          2          1          2          7-8       7

4. Persis           5          1          2          2          5-6       5

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MARTAPURA FC