Home > METRO BERITA > METRO GAYA > Memasak Tak Sekadar Kecakapan Mengolah Bahan Makanan

Memasak Tak Sekadar Kecakapan Mengolah Bahan Makanan

image
Chef Rinrin Marinka

DUNIA masak-memasak dulunya dianggap sebagai dunia khusus wanita. Kaum lelaki dianggap terlarang untuk memasuki dunia ini. Begitupun sebaliknya. Wanita yang tidak bisa memasak, dianggap bukan wanita seutuhnya.

Namun kini anggapan ini tampaknya sudah tidak berlaku lagi. Dewasa ini, semakin banyak kaum adam yang menggemari kegiatan masak-memasak. Bahkan, hampir kebanyakan posisi chef di berbagai restoran maupun hotel diisi oleh laki-laki.

Ya, memasak kini muncul sebagai kegiatan yang bergengsi, dan tidak hanya sekedar kegiatan rumahan saja. Memasak pun kini tak lagi dipahami sebagai kegiatan mencampurkan berbagai bahan masakan dan membuatnya matang dengan bantuan bara api.

Memasak saat ini lebih dicitrakan sebagai kegiatan yang rumit, dan membutuhkan pengetahuan akan teknik pengolahan yang benar, agar bahan makanan dapat mengeluarkan cita rasa terbaiknya. Dengan kata lain, kegiatan memasak ditampilkan sebagai kesenian yang membutuhkan keterampilan dan keahlian khusus.

Bisnis di bidang kuliner juga tidak pernah ada matinya. Semakin banyaknya pengusaha yang berkecimpung di bidang ini tak pernah membuat peluang berbisnis kuliner makin sempit. Sebaliknya, semakin banyak ide kuliner kreatif yang ditawarkan kepada masyarakat, maka akan semakin besar pula peluang bisnis di dunia kuliner.

Melihat fenomena ini, tak heran jika lantas banyak orang yang tertarik untuk mendalami ilmu tentang kuliner atau masak-memasak. Beberapa orang memilih cara otodidak. Mereka berlatih membuat berbagai masakan dengan bantuan buku resep ataupun panduan memasak yang dilihatnya di acara televisi. Sedangkan yang lainnya memilih mengikuti pelatihan khusus memasak di berbagai tempat kursus memasak yang mulai bermunculan di mana-mana.

Dengan mengeluarkan beberapa ratus ribu, mereka sudah dapat mengikuti kursus memasak dengan berbagai keahlian, misalnya memasak kue kering atau basah, aneka masakan khas daerah, maupun masakan yang dapat dijadikan peluang usaha. Bahkan, ada orang yang rela mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah demi mendalami ilmu tentang memasak hingga ke negara lain.

Chef Farah Quinn, yang terkenal dengan sexy dan yummy food-nya, adalah salah satunya. Wanita berkulit sawo matang ini memutuskan mendalami ilmu tentang pastry di Pittsburgh Culinary Institute, selepas menyelesaikan studi di bidang keuangan di Indiana University of Pennsylvania. Ketimbang bekerja di bidang keuangan, Farah lebih memilih untuk mempraktikkan ilmu memasak yang dipelajarinya dengan membuka restoran di berbagai tempat di Amerika dan Indonesia.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Maria Irene Susanto, atau yang populer dengan sebutan Chef Rinrin Marinka. Chef cantik bertubuh mungil ini juga akhirnya memutuskan mendalami dunia masak-memasak ketimbang menggeluti dunia fashion design yang dipelajarinya di bangku kuliah.

Kini, namanya pun melambung berkat keahliannya memasak. Bahkan Chef Rinrin pun dipercaya untuk menjadi juri sebuah acara televisi bertema memasak, yang telah sukses diselenggarakan di negara-negara lain. Dalam waktu dekat, Chef Rinrin kabarnya akan semakin membuka lebar kantong pundi-pundinya dengan membuka usaha di bidang kuliner.

Jadi, apakah Anda juga tertarik untuk berhasil di bidang masak-memasak?  (ren)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link