Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Menang di Kendal, Persik Tetap Gagal ke Final Liga Nusantara

Menang di Kendal, Persik Tetap Gagal ke Final Liga Nusantara

METROSEMARANG.COM – Persik Kendal harus mengubur ambisi berlaga di partai puncak Liga Nusantara Jateng 2016. Kemenangan 1- 0 atas Persiku Kudus, tetap belum mampu meloloskan Laskar Bahurekso ke final. Bahkan, leg kedua babak semifinal di Stadion Utama Kebondalem Kendal, Minggu (21/8) berujung dengan kericuhan.

Polisi berusaha mengamankan wasit Supardi dari serangan pemain Persik Kendal. Foto: metrojateng.com/MJ-01
Polisi berusaha mengamankan wasit Supardi dari serangan pemain Persik Kendal. Foto: metrojateng.com/MJ-01

Tuan rumah tampil ngotot sejak awal pertandingan untuk mengejar defisit dua gol pada pertemuan pertama di kandang Persiku. Persik akhirnya memeroleh hasil di menit 31 lewat eksekusi Komarudin, setelah memanfaatkan skema serangan balik.

Namun, hingga akhir laga tak lagi gol tercipta. Dengan demikian, Persik dipastikan tersingkir karena kalah agregat 1-2. Kekecewaan pemain dan official Persik dilampiaskan kepada wasit Supardi yang dianggap sebagai biang kegagalan.

Wasit asal Sukoharjo itu dinilai kerap merugikan tuan rumah. Polisi yang berjaga di pinggir lapangan, terpaksa masuk ke lapangan untuk mengevakuasi wasit dari kejaran pemain tuan rumah. Bahkan, Bupati Mirna Annisa yang menyaksikan pertandingan, harus turun tangan meredakan emosi pemain dan suporter Persik.

Sementara, pelatih Persik Ahmad Yasin mengaku puas dengan penampilan anak. “Anak–anak sudah bermain maksimal tetapi wasit memimpin pertandingan seperti itu sehingga  kecewa dengan keputusan yang diberikan sepanjang pertandingan,” katanya. (metrojateng.com/MJ-01)