Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Mengenal Seni Kaligrafi di Ponpes Raudhotul Muhtadin

Mengenal Seni Kaligrafi di Ponpes Raudhotul Muhtadin

Salah satu karya santri Ponpes Raudhotul Muhtadin. Foto Metro
Salah satu karya santri Ponpes Raudhotul Muhtadin. Foto Metro

KENDAL – Kesan pesantren sebagai wadah bergumul dengan berbagai ilmu agama tak berlaku di Pondok Pesantren Raudhotul Muhtadin Kelurahan Jotang, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal. Di tempat ini, selain aktivitas pendidikan ilmu agama, para santri pun diasah menjadi pribadi yang kreatif dan inspiratif. Yakni melukis kaligrafi.

“Semua santri di sini berkreasi kaligrafi. Saya juga ikut melukis,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Raudhotul Muhtadin, Nur Khamid Yusuf, Selasa, (22/7/2014).

Kegiatan saban hari itu terlihat dengan ratusan karya yang menghiasi setiap dinding sekitar pesantren tersebut. Nur memaparkan, pola pendidikan di pesantren tersebut berbentuk kemandirian untuk menggali kemampuan santri dalam menorehkan cat di atas kanvas.

“Minat santri dalam bidang seni lukis memang sangat tinggi. Oleh karena itu kami memberi ruang berkarya untuk seluruh santri,” jelas pengasuh yang pernah menjadi santri Mbah Arwani, Kudus tersebut.

Berbagai karya dengan berbagai model dan ukuran pun tercipta. Di antaranya lukisan berbahan murni kanvas dan cat hingga Gypsum relief timbul untuk kaligrafi interior masjid. “Kami juga bisa berkarya menggunakan jenis gypsum dengan finisihingnya yang menonjol. Kemudian hasil akhirnya dicat sesuai dengan warna yang diinginkan,” paparnya.

Hasil keuletan santri itu, lanjut Nur dibanderol dengan kisaran harga Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Namun semata bukan karena iming-iming materi. Nur mengatakan, dirinya akan terus mengasah kemampuan dengan tujuan mencetak santri sebagai generasi muda yang kreatif, berbekal ilmu agama dan berjiwa seni. (les)