Home > METRO BERITA > Mengintip Kesibukan Klenteng Low Lie Bio Menyambut Imlek 2567

Mengintip Kesibukan Klenteng Low Lie Bio Menyambut Imlek 2567

Klenteng Low Lie Bio bersiap menyambut Imlek 2567. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Klenteng Low Lie Bio bersiap menyambut Imlek 2567. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

METROSEMARANG.COM – Klenteng Kebun Jeruk (TITD Low Lie Bio) di Jalan Rorojonggrang Timur XII/10 menggelar kegiatan Sang-Sin atau prosesi mengantar Toa Pek Kong yakni Dewa Dewi ke khayangan untuk menghadap Thian Gong yang dipercaya sebagai penguasa langit. Acara tersebut menjadi bagian persiapan menyambut Imlek 2567.

Ketua Yayasan TITD Low Lie Bio Indra Satya Hadinata mengatakan, Toa Pek Kong atau Ciao Koen Kong, yang biasa disebut sebagai Dewa Dapur dipercaya naik ke khayangan untuk melaporkan kejadian selama setahun kepada Thian Gong penguasa langit. “Namun ada juga yang percaya semua Dewa Dewi ikut naik ke khayangan menghadap Thian Gong atau penguasa langit,” kata Indra, Selasa (2/2).

Prosesi yang dimulai pukul 06.30 diikuti para pengurus dan umat Tionghoa. Mereka berbaris membawa hio dan tampah berisi toa kim. Mereka kemudian bersembahyang di depan altar Thian Gong, dilanjutkan dengan berjalan mengitari altar-altar lain. Saat berada di depan altar, masing-masing menggoyang tampah sebanyak tiga kali di atas Hio Lo, dilanjutkan dengan berjalan lagi ke altar lain.

Tidak hanya sampai di situ, mereka berjalan menuju ke pelataran klenteng dengan membentuk lingkaran. Isi tampah yang berupa toa kim dan hun bei kemudian dibakar sambil digoyang berputar sampai seluruh isi tampah menjadi abu. Kemudian secara bersama-sama mereka bersujud tiga kali sebagai tanda selesai acara mengantar Toa Pek Kong.

Seluruh pengurus bersama para locu dan umat kemudian melakukan bersih-bersih klenteng dan Kiem Sin atau Rupang yang ada di Low Lie Bio untuk menyambut imlek 2567 yang disebut sebagai Tahun Monyet Api. “Setelah bersih-bersih klenteng selesai, disusul kemudian bersih-bersih di rumah masing-masing,” ujar Indra. (CR-08)