Home > METRO BERITA > Meninggal Dunia, Dua Calhaj Semarang Gagal Berangkat ke Mekah

Meninggal Dunia, Dua Calhaj Semarang Gagal Berangkat ke Mekah

METROSEMARANG.COM – Dua calon jemaah haji (calhaj) asal Gunungpati Semarang, batal berangkat ke Tanah Suci Mekah karena meninggal dunia. Dua calhaj atas nama Juraemi dan Suwitah itu meninggal dunia akibat sakit komplikasi jantung dan organ dalam.

Ilustrasi Foto: metrosemarang.com/dok metrojateng.com
Ilustrasi
Foto: metrosemarang.com/dok metrojateng.com

“Ini saya lagi mengurus proses pembatalan buat saudara saya yang meninggal dunia sebelum berangkat haji,” kata Idris Imron, kerabat Juraemi di kantor Kemenag Kota Semarang, Jalan Untung Suropati, Kalipancur, Kamis (4/8).

Idris bilang kedua calhaj yang gagal menatap Kabah itu tinggal di RT 03/RW III, Kampung Sabrangan Plalangan Gunungpati. Keduanya sempat sakit selama dua tahun belakangan ini dan sering ditunggui kerabatnya di rumah.

“Mereka ini sudah nunggu buat naik haji tapi sayangnya sejak dua tahun lalu sampai akhirnya meninggal di rumah. Sebelumnya memang sakit komplikasi jantung,” imbuh Idris.

Akibat kondisi itu, ongkos haji yang telah dibayarkan ke Kemenag pada siang ini diambil kembali oleh pihak keluarga senilai Rp 25 juta tanpa potongan apapun.

“Uangnya diambil seluruhnya lalu dikasih ke ahli waris tanpa potongan sama sekali. Itu kalau anaknya mau gantiin berangkat haji maka harus diambil dulu uangnya buat menndaftar lagi di tahun depan,” terangnya lagi.

Juraemi, kata dia, meninggalkan empat anak sedangkan Suwitah meninggalkan dua anak. Ia mengaku, beruntung dapat mencairkan dana pengembalian haji lebih cepat dari calhaj lainnya. “Dua bulan numpuk surat kematian dan keterangan kuasa hukum ahli waris dananya langsung cair,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Ahmad Syamsudin, menyatakan dengan meninggalnya dua calhaj itu, maka saat ini jumlah calhaj yang berangkat ke Mekah nanti sebanyak 1.433 orang.

“Per hari ini, kita pastikan yang nail haji ke Makkah 1.433 orang terdiri dari 680 jemaah pria dan 772 jemaah perempuan, dari total kuota awal sebanyak 1.457 orang,” akunya.

Jumlah calhaj yang bertolak ke Mekah tahun ini terbagi dalam tiga kloter mulai Semarang, Kudus dan Jepara. Selain dua calhaj meninggal, ia juga memastikan tiga calhaj menunda keberangkatannya ke Mekah karena faktor-faktor tertentu. (far)