Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Menunggu Jadwal Gila Liga 2

Menunggu Jadwal Gila Liga 2

METROSEMARANG.COM – Jadwal babak 8 besar Liga 2 bakal segera diputuskan dalam temu manajer yang digelar pada Selasa (31/10). Klub kontestan berharap tidak ada lagi kontroversi yang dibuat operator kompetisi.

GM PSIS Wahyu Winarto
Foto: metrosemarang.com

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator benar-benar membuat pusing tim-tim yang masih bertahan memerebutkan tiket promosi ke Liga 1. Agenda manager meeting yang berubah-ubah berimbas pada jadwal babak perempatfinal Liga 2 yang ikut tertunda.

Dalam jadwal yang sudah disusun di awal kompetisi, babak 8 besar digelar mulai 20 Oktober menggunakan format home tournament, dengan agenda manager meeting pada 15 Oktober. Namun, pada 13 Oktober, PT LIB mendadak memutuskan jika babak 8 besar ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Saat itu operator juga me-reschedule agenda temu manajer yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober. Namun lagi-lagi rencana tersebut batal terwujud karena Ketua Umum PSSI berhalangan hadir, yang membuat agenda manager meeting bergeser ke tanggal 31 Oktober.

General Manager PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto berharap pertemuan pada Selasa besok bisa segera memutuskan kelanjutan babak 8 besar. Termasuk format dan venue yang akan digunakan.

“Klub sudah terlalu lama menunggu. Operasional sudah pasti membengkak. Kami berharap tidak ada lagi penundaan. Dan sesuai regulasi awal bahwa babak 8 besar digelar di tempat netral,” tegasnya, Senin (30/10).

Sebelumnya PT LIB juga sempat melemparkan wacana penentuan tuan rumah menggunakan sistem bidding, dengan menawarkan kepada klub-klub peserta. “Sesuai kesepakatan awal, kami tetap menginginkan babak 8 besar di tempat netral,” imbuh Liluk.

Sementara, pelatih Subangkit berharap jadwal segera dirilis. Ini berkaitan dengan merancang program latihan buat para pemainnya.

“Jadwal harus segera ditetapkan. Ini penting bagi pelatih agar bisa merancang program latihan, sehingga pemain juga bisa mencapai peak performance. Kalau seperti ini terus kami juga kesulitan, termasuk untuk menentukan agenda ujicoba,” tukasnya.

Di babak 8 besar, PSIS berada satu grup bersama Persebaya Surabaya, PSPS Riau dan PS Mojokerto Putra. Sedangkan di grup lainnya dihuni Persis Solo, Martapura FC, Kalteng Putra dan PSMS Medan. (twy)