Home > METRO BERITA > Fokus Metro Semarang > Merekam Aksi Pemburu “Telolet” di Kalibanteng

Merekam Aksi Pemburu “Telolet” di Kalibanteng

METROSEMARANG.COM – Demam “Om Telolet Om” kini mulai menjangkiti bocah-bocah di Semarang. Jalan Siliwangi, tepatnya di seberang taman makam Belanda, Ereveld Kalibanteng menjadi salah satu lokasi favorit bagi para pemburu telolet.

Pemburu telolet di Semarang. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Belasan anak usia sekolah dasar berderet di pinggir jalan. Masing-masing siaga dengan ponsel mereka dan tak lupa menyalakan fitur kamera atau perekam video. Begitu terlihat bus melintas buru-buru mereka mengangkat ponsel dan berteriak “Om Telolet Om”.

Yasin, Remaja kelas VIII SMP asal Sampangan, mengaku datang bersama empat orang temannya untuk melihat aksi anak SD yang memburu telolet. “Rame banget, tapi mereka nggak safety kok,” beber Yasin, Sabtu (24/12) malam.

Ungkapan Yasin bukan tanpa alasan. Bocah-bocah SD itu memburu telolet hingga nyaris ke tengah jalan raya. Tak peduli dengan kendaraan lain yang melintas, begitu ada bus mereka akan langsung berlari mendekat.

Yasin mengaku sudah mengingatkan mereka agar menunggu dari trotoar saja. Namun imbauannya tak dihiraukan. “Ngeyel kok, dikasih tahu, kita juga nyari (telolet) tapi kan dari trotoar,” imbuhnya.

Erya, salah satu dari sekian banyak bocah SD pemburu telolet mengaku sudah mengoleksi lebih dari 60 rekaman telolet. Bocah asal Kalibanteng ini bahkan berani menunggu telolet hingga nyaris tengah malam.

Ketika ditanya tujuannya mengumpulkan telolet, Erya dan teman-temanya kompak tertawa dan memberikan beragam jawaban. Mulai dari ikut-ikutan hingga untuk diupload di instagram. “Hobi, sekarang hobi nyari telolet,” celetuknya yang ditimpali gelak tawa bocah lain.

Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Fenomena Om Telolet Om memang luar biasa bahkan mendunia. Tetapi tak sedikit juga yang menyayangkan kenekatan anak-anak saat mencari telolet.

Hal ini diungkapkan oleh Ahmad, pemotor yang melintas di jalan Siliwangi. “Meski mungkin menghibur, tapi bahaya juga kalau sampai ke tengah jalan begitu, apalagi tanpa pendampingan orang tua,” ungkap Ahmad.

Sebenarnya bukannya tidak ada orang tua di sekitar para bocah itu. Pantauan metrosemarang.com, ada banyak orang dewasa yang melihat aksi bocah-bocah yang berlarian mengejar telolet. Bahkan mereka juga turut keranjingan menunggu telolet sambil berteriak “Om Telolet Om”. (vit)