Home > METRO BERITA > KULINER > Mie Kopyok Pak Dhuwur: Alternatif Makan Siang di Kawasan Bisnis Semarang

Mie Kopyok Pak Dhuwur: Alternatif Makan Siang di Kawasan Bisnis Semarang

makan siang di semarang
Mie Kopyok Pak Dhuwur (foto: miekopyokpakdhuwur.blogspot.com)

utuh alternatif menu makan siang di Semarang? Coba saja kuliner semarang ini. Mie Kopyok Pak Dhuwur di Jalan Pemuda Semarang. Mie Kopyok adalah salah satu dari sekian banyak makanan khas kuliner Semarang. Terkadang orang menyebutnya dengan sebutan mie lontong, tapi yang lebih populer adalah Mie Kopyok. Mie Kopyok berisi potongan lontong, mie dan tauge yang dicelup air panas mendidih, irisan tahu (tahu pong), kemudian ditambahkan bumbu air bawang putih.

Kemudian ditaburkan irisan seledri dan bawang merah goreng. Bahan terakhir adalah krupuk karak/gendar (krupuk dari beras), diremas dan ditaburkan merata. Lalu ditambahkan kecap. Bagi anda penyuka pedas tersedia pula sambal (sambalnya dibuat dari campuran cabe dan kacang tanah). Mie kopyok pun siap untuk disantap.

Mie kopyok kebanyakan dijajakan dengan gerobak keliling dari kampung ke kampung. Salah satu yang menjajakan mie kopyok adalah PAK DHUWUR (disebut Pak Dhuwur karena orangnya dhuwur alias tinggi). Bermula dari tahun 1970-an mendorong gerobak keluar masuk kampung mendatangi pelanggan di Kota Semarang, kini Pak Dhuwur sudah mempunyai warung tetap. Posisi warung MIE KOPYOK PAK DHUWUR  berada di Jalan Tanjung, tepat berada di belakang kantor PLN Jalan Pemuda, Semarang. Warung Pak Dhuwur buka mulai pukul 8 pagi sampai  kira-kira pukul 4 sore. (mam)