Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Miftahudin Waspadai Kejutan Bhayangkara U-21

Miftahudin Waspadai Kejutan Bhayangkara U-21

METROSEMARANG.COM – Perombakan di dalam skuat Bhayangkara FC U-21, ternyata mendapat perhatian khusus dari Miftahudin. Pelatih PS TNI U-21 tersebut mewaspadai potensi kejutan yang bakal dihadirkan Teuku Muhammad Ichsan dkk saat kedua kubu bentrok di Stadion Pakansari Cibinong, Minggu (2/10) besok.

PS TNI U-21 siap meladeni Bhayangkara U-21 meski tanpa top skor Frets Listanto Butuan. Foto: metrosemarang.com/dok indonesiansc.com
PS TNI U-21 siap meladeni Bhayangkara U-21 meski tanpa top skor Frets Listanto Butuan. Foto: metrosemarang.com/dok indonesiansc.com

Duel PS TNI kontra Bhayangkara FC akan mengawali putaran kedua Grup 1 Indonesia Soccer Championship (ISC) U-21. Kedua kubu juga sama-sama melakukan pembenahan setelah menutup putaran pertama pada 10 September silam.

Namun, Miftahudin secara khusus menyoroti perombakan skuat Bhayangkara U-21 yang kini diarsiteki Nova Arianto. Klub milik Polri ini mendatangkan enam pemain anyar untuk memperkuat semua lini, termasuk sektor penjaga gawang dengan merekrut penggawa Timnas U-19, Awan Setho Raharjo. Selain itu, ada Rendi Reovaldo Pradana, Mahardika Fajar, Ibrahim Sanjaya, Deni Sanjaya dan M Syukron.

“Bhayangkara melakukan perombakan yang luar biasa dan mereka juga akan lebih siap untuk pertandingan besok. Saya yakin mereka akan sangat kompetitif bersama Nova Arianto, karena saya tahu betul kapasitas dia,” ujar Miftahudin yang juga rekan seangkatan Nova Arianto saat mencari lisensi kepelatihan, Sabtu (1/10).

Anggota TNI berpangkat Mayor CPM itu memprediksi pertandingan besok bakal lebih sengit ketimbang pertemuan pertama di Semarang. Miftahudin pun menegaskan jika timnya bakal menampilkan komposisi yang berbeda untuk mengimbangi Bhayangkara U-21. Apalagi saat ini dia sudah mendapat tambahan tiga amunisi Timnas U-19, Dimas Drajat, Pandi Lestaluhu dan Andi Setiono, plus empat rekrutan hasil seleksi internal.

“Pertandingan besok pasti akan berbeda dari yang pertama. Yang pasti kami sekarang tidak bisa berleha-leha karena Bhayangkara juga telah melakukan persiapan yang sangat matang. Saya berharap kedua tim bisa menampilkan pemain-pemain terbaik sehingga pertandingan akan sangat enak dinikmati,” beber Miftahudin.

Pada pertemuan pertama di Jatidiri, anak asuh Miftahudin sempat unggul di pertengahan babak pertama melalui Husnuzhon sebelum disamakan oleh Zulfiandi lewat eksekusi penalti di penghujung laga. (twy)