Home > METRO BERITA > PERISTIWA > Motor Hilang di Jatidiri? Komplotan Ini Pelakunya

Motor Hilang di Jatidiri? Komplotan Ini Pelakunya

Komplotan pencuri motor diamankan di Mapolse Semarang Utara. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Komplotan pencuri motor diamankan di Mapolse Semarang Utara. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Petugas Mapolsek Semarang Utara berhasil meringkus dua komplotan pelaku  pencurian kendaraan bermotor yang selalu beraksi di wilayah Kota Semarang. Kompleks Stadion Jatidiri menjadi salah satu lokasi favorit yang disasar. Tiga sepeda motor sukses digasak dari home base PSIS Semarang itu.

Dua komplotan yang terdiri dari empat pelaku pencurian tersebut ditangkap tanpa perlawanan, pada 7 dan 10 November 2014 di rumah masing-masing. Mereka adalah Roni (23) warga Kebonharjo, Tanjung Mas, Aditya Sakti Wibowo (21) warga Kebonharjo Tanjung Mas, dan Dedi Kurniawan (30) warga Jalan Brotojoyo Tengah 2, bersama temannya Heru Kuswoyo (28) warga Jalan Pergiwati 3.

Mobilitas komplotan ini lumayan tinggi. Selama bulan November 2014, mereka sudah melakukan aksi pencurian di tiga lokasi berbeda, seperti di Jalan Surtikanti Utara, Kampung Kebonharjo dan Stadion Jatidiri Semarang.

“Saya mencari motor yang tidak terkunci stang, lalu saya nyalakan dengan kunci T. Hasil curian saya jual ke pembeli di daerah Demak,” tutur Roni di Mapolsek Semarang Utara, Rabu (10/12) siang.

Menurut keterangan Roni,  sekitar enam bulan lalu ia bersama Aditya, juga telah berhasil mencuri tiga buah motor yang terparkir di Stadion Jatidiri Semarang. “Dulu sudah pernah dapat tiga motor di Jatidiri. Dapat Honda Supra, Honda Beat dan Yamaha Mio. Motornya sudah saya jual,” akunya.

Sementara, Kapolsek Semarang Utara melalui Kanit reskrim  AKP Hengky Prasetyo mengatakan, keempat pelaku merupakan para pencuri spesialis motor yang selama ini meresahkan warga Semarang.

“Mereka mencari kelemahan korbannya dan menggunakan kunci T saat beraksi. Untuk aksi pencurian yang di Jatidiri, kami sudah berkoordinasi dengan Polsek Gajahmungkur, ” ucapnya.

Barang bukti berupa satu unit motor Yamaha Vixion tahun 2013 tanpa plat nomor, Yamaha Vega R bernopol H 2559 ZS dan Honda Vario tahun 2013 yang juga tanpa plat nomor berhasil diamankan dari tangan keempat pelaku beserta beberapa jenis kunci T. Keempatnya dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara. (yas)