Home > METRO BERITA > MUI Jateng Minta Mubalig Syiarkan Bahaya Narkoba Tiap Hari

MUI Jateng Minta Mubalig Syiarkan Bahaya Narkoba Tiap Hari

METROSEMARANG.COM – Upaya menekan peredaran narkoba rupa-rupanya tengah getol dilakukan di kalangan komunitas Muslim. Buktinya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah Ahmad Daroji meminta kepada para mubalig masjid dan surau kampung agar menyiarkan bahaya narkoba saat acara pengajian maupun khotbah salat lima waktu.

Kampanye antinarkoba di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Kamis (21/4). Foto: metrosemarang.com/dok
Kampanye antinarkoba di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Kamis (21/4). Foto: metrosemarang.com/dok

“Naskah khotbah (untuk menyiarkan bahaya narkoba) sudah jadi sehingga nantinya akan digaungkan ke semua masjid,” ungkap Daroji saat dikonfirmasi, Senin (24/10).

Ia mengatakan dalam pengajian agama pun nantinya juga akan diserukan gerakan memerangi peredaran narkoba. Ini artinya, gerakan ini akan menyentuh ke semua lapisan masyarakat baik menengah ke atas maupun ke bawah.

Kampanye anti-narkoba semacam ini, menurutnya sangat ampuh menyelamatkan generasi penerus bangsa. Apalagi Jawa Tengah punya populasi penduduk yang mayoritas memeluk agama Islam. “Jadi khotbah anti-narkobanya akan disampaikan setahun ke depan biar efektif,” jelasnya.

Para dai kondang yang tersebar di komunitas-komunitas Muslim pun bakal diajak serta menggiatkan gerakan ini. “Khususnya saat Jumatan di masjid,” terangnya.

“Kami minta ini buat semuanya termasuk bagi para bupati dan walikota di tiap daerah,” jelasnya.

Di Jawa Tengah, deklarasi anti-narkoba dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah pada 27 Oktober nanti. Acaranya akan melibatkan 2.000 orang dari berbagai unsur. (far)