Home > Berita Pilihan > Mulai Maret, Kendaraan Dilarang Lewat Jalan Letjen Suprapto Kota Lama

Mulai Maret, Kendaraan Dilarang Lewat Jalan Letjen Suprapto Kota Lama

METROSEMARANG.COM – Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang terus melakukan upaya untuk menghidupkan kembali Kota Lama sebagai destinasi wisata. Salah satunya mulai bulan Maret akan menerapkan larangan kendaraan lewat Kawasan Kota Lama.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan kunjungan ke Kota Lama Semarang, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/dok

Ketua BPK2L Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu mengatakan, konsep penataan Kota Lama yang dilakukannya dilakukan secara terintegrasi. Dimulai dengan pemanfaatan kembali bangunan tua yang sudah terdata.

Disebutkan, saat ini sudah ada 58 bangunan dari 103 bangunan tua yang terdata oleh BPK2L telah difungsikan kembali oleh pemiliknya. Atau sudah 50 persen lebih bangunan tua yang telah melakukan aktifitas sehingga bisa menghidupkan kembali iklim pariwisata di Kota Lama.

Untuk mendukung rencana penataan Kota Lama itu, Wakil Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita ini mengatakan, mulai bulan Maret nanti juga akan menerapkan kebijakan larangan kendaraan lewat di Kawasan Kota Lama. Tepatnya di sepanjang Jalan Letjen Suprapto.

‘’Rencana kami akan menutup Jalan Letjen Suprapto. Pengalihan arusnya dari Spigel ke kiri masuk Sendowo keluarnya ke Berok. Kemudian arah Merak keluarnya ke arah Cendrawasih,’’ katanya yang juga Wakil Wali Kota Semarang, Minggu (29/1).

Menurutnya, kebijakannya tersebut berdasarkan Peraturan Daerah No 8 tahun 2003 tentang jalan di Kawasan Kota Lama. Bahwa tidak boleh dilalui kendaraan berat dengan tonase lebih dari 3 ribu kilogram.

Ketua DPRD kota Semarang Supriyadi menuturkan sangat mendukung adanya upaya mensterilkan Kawasan Kota Lama dari kendaraan bertonase besar tersebut. Terlebih pemerintah kota memiliki peraturan daerah yang mengatur tentang hal itu.

‘’Tapi Dinas Pehubungan Kota Semarang mesti mencarikan solusi jalan alternatif bagi kendaraa yang tidak boleh melintas di Kawasan Kota Lama, sehingga tidak menimbulkan persoalan lalu lintas,’’ katanya. (duh)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link