Home > METRO BERITA > Mumet Mikir Utang, Astuti Embat Perhiasan Majikan

Mumet Mikir Utang, Astuti Embat Perhiasan Majikan

METROSEMARANG.COM – Mengaku sedang terlilit utang, seorang pembantu rumah tangga bernama Aziroh Astuti alias Tuti (47) warga Wonodri Kopen Barat I, Wonodri, Semarang Selatan nekat mencuri perhiasan milik majikannya sendiri.

Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Ia diketahui bekerja sebagai PRT harian di rumah Kristianti (55) warga Jalan Seroja III no 25 RT 05 RW 01 Kelurahan Karang Kidul Kecamatan Semarang Tengah sejak tahun 2011. Pada Januari-Mei 2016, mulai muncul niat jahat untuk mencuri barang berharga milik majikannya.

Kapolsek Semarang Tengah Kompol Ifan Haryat mengatakan, tersangka mengaku terpaksa mencuri lantaran terdesak banyaknya kebutuhan rumah tangga. Selain itu, niatnya mencuri akan ia gunakan untuk membayar hutang yang sudah menumpuk.

“Pelaku melakukan perbuatan pencurian dengan cara menunggu korban keluar rumah terlebih dahulu. Pelaku dengan mudah mengambil perhiasan pada saat membersihkan kamar saat korban tidak di rumah,” kata Ifan saat gelar perkara di Mapolsek Semarang Tengah, Kamis (18/8).

Akibat kasus tersebut, sebanyak 19 jenis perhiasan berbagai ukuran dengan total kerugian sebanyak Rp 34 juta. Tersangka dijerat pasal 362 KUHPidana dengan ancaman pidana kurung maksimal 5 tahun penjara.

“Setelah pelaku berhasil mendapatkan perhiasan, ia menjual ke Siti Nuryati (tertangkap) di pasar Peterongan dan seorang laki-laki pedagang kemasan di pasar Peterongan (DPO),” katanya.

Tersangka mengakui, sebelum beraksi ia sudah mengatahui kondisi isi kamar. Bahkan, ia juga tahu kebiasaan majikannya yang membiarkan lemari ditinggal dalam keadaan tanpa terkunci, satu persatu perhiasan pun ia ambil dalam kurun waktu 5 bulan, mulai Januari-Mei 2016. (din)