Home > METRO BERITA > Munculkan Pembiayaan Baru, Dinas Pendidikan dan Wali Murid Harus Persiapkan Lima Hari Sekolah

Munculkan Pembiayaan Baru, Dinas Pendidikan dan Wali Murid Harus Persiapkan Lima Hari Sekolah

METROSEMARANG.COM – Rencana diterapkannya lima hari sekolah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun ajaran baru nanti harus dipersiapkan oleh Dinas Pendidikan dan orang tua siswa atau wali murid. Pasalnya, perubahan menjadi lima hari dari enam hari sekolah itu akan berpengaruh juga terhadap masalah pembiayaan sekolah dan lainnya.

Ilustrasi. Tia Hendrar Prihadi memberikan materi di SMP dan SMA/SMK Mardisiwa Semarang. Foto: metrosemarang.com/dok humas

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Imam Mardjuki mengatakan, komisinya yang membidangi pendidikan sudah melakukan kajian tentang kebijakan lima hari sekolah itu. Kebijakan dari Kemendikbud tersebut ada plus dan minusnya apabila diterapkan di Kota Semarang. Karena itu tergantung bagaimana dari Dinas Pendidikan dan orang tua siswa menyikapinya.

“Ada plus minus, kalau lima hari sekolah waktu istirahat siswa belajar di sekolah lebih pendek, dan sebaliknya kalau dengan enam hari sekolah,” katanya di Kantor DPRD Kota Semarang, Senin (12/6).

Yang perlu menjadi perhatian serius, katanya, adalah sekolah lima hari akan menyebabkan munculnya pembiayaan baru. Khususnya pada tingkat SD dan SMP yang menjadi ranah pengelolaan pemerintah kota, karena selama ini mereka hanya sampai siang hari.

Misalnya, biaya untuk makan siang dan fasilitas lainnya yang dibutuhkan agar siswa bisa tetap mengikuti pelajaran sampai sore dengan baik.

“Adanya pembiayaan baru itu harus dibicarakan, apakah dibebankan kepada sekolah atau siswa. Kalau dibebankan kepada siswa atau wali murid maka harus ada persetujuan Komite Sekolah,” terangnya.

Ia menegaskan, dalam soal waktu jam belajar di sekolah, tidak ada perubahan antara lima hari sekolah dan enam hari sekolah. Hanya mengatur waktunya saja namun jumlah jam belajarnya sama. (duh)