Home > METRO BERITA > Sosialita > Naneth A Ekopriyono : Berbisnis itu Harus Berkoloni

Naneth A Ekopriyono : Berbisnis itu Harus Berkoloni

image
Naneth A Ekopriyono. Foto Metrosemarang/dok

BAGI Naneth A Ekopriyono, berbisnis yang baik tidak selalu dengan cara membuka usaha, memasarkannya produk sendiri, dan saling bersaing dengan pengusaha lainnya. Sebaliknya, ia berpendapat, berbisnis yang baik dan tepat justru adalah dengan merangkul sebanyak-banyaknya pengusaha yang bergerak di bidang sejenis dan membentuk suatu koloni untuk mencapai tujuan bersama. 

Begitu pun yang dilakukannya ketika memproduksi dan membangun brand Trasty Tas Batik. Dia tidak melakukannya sendirian, melainkan bekerjasama dengan banyak pihak, untuk bersama-sama mendapatkan keuntungan.

“Seperti lebah atau semut, yang membentuk suatu koloni untuk tujuan bersama, saya yakin cara itu lebih tepat daripada kita berdiri sendiri-sendiri dan saling bersaing satu sama lain,” kata Director Trasty Tas Batik ini.

Dalam menjalankan usaha produksi tas batik yang dirintisnya sejak tahun 2010 lalu, Naneth juga tidak pernah menerapkan prinsip bisnis yang hanya mendasarkan pada profit semata. Dia memilih menjadi pebisnis sekaligus menjadi saluran berkat bagi siapa saja yang berniat menjadi entrepreneur. Naneth percaya, dengan membantu orang lain, maka Tuhan pun akan membantunya dalam menjalankan bisnisnya.

Oleh sebab itu, Naneth selalu terbuka saat didatangi oleh orang yang ingin memproduksi tas batik dan menjualnya dengan label sendiri. Tanpa mengambil keuntungan dan tanpa khawatir bisnis produksi tas batiknya akan tersaingi, Naneth pun menyediakan tas batik sesuai keinginan orang tersebut. 

“Meski tidak pakai label Trasty, tapi dengan membuka kesempatan bagi orang untuk memproduksi tas batik dengan label sendiri, saya sudah memberi rezeki bagi pembuat tas yang menjadi rekanan saya, juga kepada anak-anak (karyawan Trasty). Dan kalau usaha orang itu berkembang, bisnis saya pun akan ikut berkembang. Bagi saya, itu sudah cukup,” kata dosen Fakultas Komunikasi Unika Soegijapranata ini. (ren)