Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Ngakunya Sudah Empat Bulan Tak Gajian, Satpam Ini Nekat Gondol Suku Cadang Mesin

Ngakunya Sudah Empat Bulan Tak Gajian, Satpam Ini Nekat Gondol Suku Cadang Mesin

METROSEMARANG.COM – Oknum satpam PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring Kendal diamankan polisi karena diduga terlibat dalam kasus raibnya sejumlah komponen mesin pabrik senilai Rp 1 miliar. Aksi nekat pelaku dan enam karyawan lainnya dipicu lantaran perusahaan tidak memenuhi kewajiban gaji selama empat bulan.

Foto: metrojateng.com
Foto: metrojateng.com

Oknum satpam bernama Teguh Darmono (30) warga Desa Bojong Gede, Kecamatan Ngampel, Kendal ini awalnya sempat menolak saat diajak rekannya mencuri komponen mesin. Namun setelah dijanjikan akan mendapat bagian Rp 3 juta, dia akhirnya ikut mencuri.

Dari pengakuannya, dia nekat mencuri karena terdesak kebutuhan hidup. “Perusahaan tempat saya bekerja sedang mengalami permasalahan hingga bangkrut dan tidak beroperasi lagi,” katanya, Selasa (18/10).

Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan mengatakan, terbongkarnya kasus itu setelah polisi menerima laporan dari jajaran direksi PT IGN Cepiring. “Polisi yang mendapat laporan tersebut  melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi. Semula tersangka mengelak  melakukan pencurian  namun  setelah polisi mempunyai bukti tersangka  mengakui perbuatannya,” jelasnya.

Hingga saat ini enam karyawan lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut masih dalam pengejaran polisi. Akibat perbuatanya tersangka bakal di jerat 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Dari tangan tersangka  polisi menyita barang bukti berupa  satu unit  mobil Isuzu Panther pikap  dengan  nomor polisi  H 1670 KM.

Seperti diketahui, pada 1 Januari 2016, manajemen PT IGN mengeluarkan keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada para karyawan. Manajemen sama sekali tidak memberikan pesangon. Atas kebijakan itu, para karyawan memprotes. Setelah dilakukan mediasi, disepakati tak ada PHK. Status karyawan PT IGN hanya dirumahkan. (metrojateng.com/MJ-01)