Home > METRO BERITA > Ngampresen di Simongan, 8 Begal Cilik Diciduk Polisi

Ngampresen di Simongan, 8 Begal Cilik Diciduk Polisi

Delapan pelaku perampasan diringkus tim Reskrim Polrestabes Semarang. Foto Metro
Delapan pelaku perampasan diringkus tim Reskrim Polrestabes Semarang. Foto Metro

SEMARANG – Delapan bocah ingusan ini seharusnya masih berada di bawah pengawasan orangtua. Tapi, siapa sangka mereka ternyata cukup punya nyali untuk melakukan kejahatan. Bahkan, delapan ABG ini juga tak ragu melukai korban dengan senjata tajam yang sudah disiapkan.

Minggu (10/8/2014) dinihari, mereka berusaha merampas sepeda motor milik Achmad Nur Rochim (18) saat melintas di jembatan Jalan Simongan. Pelaku yang berjumlah sembilan orang tiba-tiba menghentikan laju kendaraan yang ditumpangi warga Mintojiwo itu. Korban sempat melakukan perlawanan dan berujung pada sabetan parang yang bersarang di punggungnya.

Dalam aksi tersebut, korban mampu lolos dari maut setelah ditolong warga. Namun, ponsel miliknya berhasil dirampas pelaku. Dua hari kemudian, pelaku berhasil diringkus jajaran Reskrim Polrestabes Semarang. “Kami merespons laporan korban dan berhasil menangkap delapan pelaku. Sedangkan satu pelaku lainnya masih buron,” terang Kombes Djihartono, Kapolrestabes Semarang, Selasa (12/8/2014).

Delapan begal cilik ini rata-rata masih berusia 14-16 tahun dan sebagian besar berstatus pelajar. Begitu juga dengan dua penadah yang turut diamankan, usianya pun belum genap 17. Dari pengakuan mereka, lanjut Djihartono, aksi di Simongan tersebut adalah yang pertama.

“Kami masih melakukan pemeriksaan intensif. Ada dugaan, mereka inilah yang selama ini melakukan aksi kekerasan di jalanan Kota Semarang,” ucapnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita tiga unit sepeda motor, gasper dan satu buah handphone hasil kejahatan. (MS-02)