Home > METRO BERITA > Ngeri Kas, Masuk Semarang Harga Ganja Naik 10 Kali Lipat

Ngeri Kas, Masuk Semarang Harga Ganja Naik 10 Kali Lipat

image
Kapolrestabes Semarang, Kombes Djihartono, menunjukan Ganja Paket Hemat dalam kemasan korek api. Foto: Metro Semarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Pasca ditangkapnya dua tersangka pengedar ganja, Muhamad Yusuf (22), warga jalan Sendang Mulyo, Semarang dan Eko Sugiatno (38), warga Wonomulyo Mukti Semarang, pada Selasa (28/10) lalu, muncul fakta menarik. Pasalnya beberapa kilogram ganja yang diperoleh dari Medan, Sumatra Utara tersebut, saat diedarkan di kota Lunpia,  harganya melonjak hingga 10 kali lipat.

Sebagai contoh, ganja dalam kemasan paket hemat yang dikemas dalam bungkus korek api diedarkan pelaku Eko di Semarang dengan harga Rp. 50 ribu per bungkus. Padahal kepada wartawan Eko mengaku, di tempat asalnya ganja tersebut hanya dipatok dengan harga Rp. 5 ribu per bungkus. Terang saja hal tersebut membuat para pengedar mengincar kota Semarang untuk memperjualbelikan barang haram tersebut.

Sementara, Kasatresnarkoba Polrestabes Semarang, AKBP Juli Agung Pramono, membenarkan tentang adanya perbedaan harga Narkoba jenis ganja yang sangat mencolok. “Dari pengakuan pelaku, memang harga Ganja paket hemat di Semarang jauh lebih mahal dari tempat asalnya, yakni sekitar sepuluh kali lipat dari harga tempatnya berasal. Kebanyakan Ganja yang beredar berasal dari  Aceh,” tuturnya, Rabu (5/11) siang.

Apalagi, lanjut dia, di kalangan pemakai dan pengedar, Ganja asal Aceh dikenal sebagai salah satu Ganja yang kualitasnya sangat baik.

“Ganja dari Aceh dikenal terbaik di Dunia, oleh karena itu banyak sekali Ganja yang beredar sekarang berasal dari sana. Harganya jadi mahal mungkin karena jarak pengirimannya yang cukup jauh,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui, Eko dan Yusuf ditangkap saat akan mengedarkan hampir 7 kilogram lebih Ganja siap pakai di jalan Arteri Soekarno Hatta Semarang. Sebelum ditangkap mereka diketahui juga sudah menyelundupkan 2 kilogram Ganja ke Yogyakarta melalui Jasa pengiriman barang. (Yas)