Home > Berita Pilihan > Ngeri! Pemotor Tewas Tersangkut Truk Gara-gara Hindari Lubang di Pantura Kendal

Ngeri! Pemotor Tewas Tersangkut Truk Gara-gara Hindari Lubang di Pantura Kendal

METROSEMARANG.COM – Buruknya infrastruktur jalan di jalur Pantura Kendal kembali memakan korban jiwa. Jumat (3/2) siang tadi, seorang pengendara sepeda motor tewas seketika akibat terlindas truk tangki saat berusaha menghindari lubang.

Foto: metrojateng.com

Korban, Kuswandi warga Desa Buara RT 8 RW 3 Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes tewas dengan luka parah di kepala. Pengendara sepeda motor Honda Beat bernopol G 3915 RU itu juga sempat terseret hingga 50 meter dan terjatuh di kolong truk.

Informasi yang dihimpun metrojateng.com, kecelakaan diduga akibat pengendara sepeda motor yang mencoba menghindari jalan berlubang. Sepeda motor yang memutar arah ini tersangkut truk bermuatan BBM yang melaju dari arah timur di jalur Pantura Pucangrejo Kendal.

Truk Pertamina bernomor polisi B 9516 SEH yang dikemudikan Darsono warga Desa Pelutan Pemalang berhenti setelah korban terlindas ban belakang truk. “Pengendara diduga kaget dan mencoba menghindari lubang jalan saat memutar arah dan berjalan sebelah kanan jalan,” kata Andri, saksi di lokasi kejadian.

Di saat bersamaan, dari arah timur juga melaju truk tangki. Truk tersebut juga menghindari jalan yang berlubang hingga oleng ke kanan. Sepeda motor korban yang mengangkut keranjang berisi ayam terbalik dengan posisi roda di atas. “Posisi sepeda motor yang terjepit di antara truk dan pembatas jalan mengakibatkan sepeda motor tersangkut dan terseret truk,” imbuh Andri.

Sementara, sopir truk mengaku tidak melihat sepeda motor berjalan di kanan jalan karena dirinya menghindari lubang. “Saya tidak tahu ada kendaraan di sebelah kanan, truk saya banting ke kanan karena ada lubang jalan,” tutur  Darsono, sopir truk.

Korban dievakuasi ke Rumah Sakit Islam Weleri Kendal untuk divisum, sementara pengemudi truk masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Kendal. Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalan pantura Pucangrejo Gemuh Kendal ini sempat macet hingga lima kilometer. (metrojateng.com/MJ-01)