Home > METRO BERITA > PERISTIWA > Ngetem di Simpang Lima, Taksi Diremuk Dua Pria Mabuk

Ngetem di Simpang Lima, Taksi Diremuk Dua Pria Mabuk

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Sial betul nasib Ahmad Wibowo (29), warga Ngabul Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Pria yang berprofesi sebagai sopir taksi tersebut harus pasrah menyaksikan mobilnya dirusak oleh dua orang preman mabuk saat ngetem (menunggu penumpang-red) di depan Istana Berlian Simpang Lima Semarang, Senin (15/12) dinihari.

Kedua pelaku secara membabibuta memecah kaca mobil taksi bagian depan sebelah kiri menggunakan besi. “Dua orang

datang mengendarai motor Yamaha Mio warna biru Nopol H-4885-AHG,” ucap Wibowo kepada petugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Senin (15/12) sore.

Aksi brutal itu bermula saat ia sedang mangkal di depan Istana Berlian Simpang Lima, sekitar pukul 03.00. Tiba-tiba dua pelaku yang berboncengan mengendarai Mio terjatuh di belakang mobil lain yang parkir di tepi jalan.

Menyadari mobilnya tertabrak, pemilik mobil tersebut kemudian menghampiri dua pelaku. “Namun malah justru terjadi cekcok, antara pelaku dengan pemilik mobil,” kata sopir Taksi Atlas Semarang tersebut.

Karena takut,  pemilik mobil itu lari ke arah taksi milik Wibowo. “Pemilik mobil itu masuk ke dalam taksi saya. Sedangkan dua pelaku yang mengejar menggebrak kaca taksi dan memukul menggunakan balok besi,” imbuh Wibowo.

Saat Wibowo meminta pertanggungjawaban, kedua pelaku justru marah-marah. Ia pun akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melapor ke polisi. (yas)