Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Nufiandani, ‘Luis Suarez’ PSIS

Nufiandani, ‘Luis Suarez’ PSIS

image
Salah satu aksi Nufiandani (tengah) saat PSIS menghancurkan PPSM Magelang. Foto Metrosemarang/MS-01

SEMARANG – Ahmad Nufiandani menjadi aktor di balik kehancuran Persikabo saat meladeni PSIS di Stadion Jatidiri, Rabu (24/9) malam. Dua gol yang dijaringkan ke gawang Tema Mursadat seolah menjadi ‘permohonan’ Nufiandani pada Eko Riyadi untuk memberinya menit bermain yang lebih sering.

PSIS sukses memuaskan ribuan pendukungnya di akhir fase 16 besar Divisi Utama. Tak tanggung-tanggung, lima gol dilesakkan anak asuh Eko Riyadi ke gawang Persikabo dan hanya mampu dibalas sebiji gol oleh lawannya.

Tanpa mengecilkan peran penggawa Mahesa Jenar lainnya, Ahmad Nufiandani layak menjadi bintang di pertandingan itu. Penampilan eks Persijap itu sanggup menyihir seisi Jatidiri. Bukan saja dua gol yang dia lesakkan, akselerasi pemain yang akan genap berusia 20 pada 20 November mendatang ini benar-benar memberi siksaan pertahanan Laskar Pajajaran.

Gol pertama Nufiandani saat laga berumur satu menit, diakui kubu Persikabo sebagai awal keruntuhan Rudi Widodo cs. “Gol pertama terjadi terlalu cepat. Kami memang bisa langsung membalas, tapi pemain sayap kanan PSIS (Nufiandani-red) benar-benar merepotkan,” tutur asisten pelatih Persikabo Abdush Sobur, seusai pertandingan.

Mengisi peran yang biasa ditempati Franky Mahendra di sayap kanan, pergerakan Dani–sapaan akrab Nufiandani–sulit dihentikan bek-bek Persikabo. Dia tak hanya cepat menyisir sayap, tapi juga cukup punya nyali untuk mengeksekusi peluang.

Gol-gol yang dihasilkan Dani juga sangat berkelas. Gol pertama hadir berkat kejeliannya melihat celah kosong di sisi kiri pertahanan Bogor. Menerima bola hasil sundulan Julio Alcorse dari lapangan tengah, Dani berhasil memenangi sprint dengan dua bek Persikabo. Meski dihadang Tsimi Joel, dia dengan tenang menyontek bola ke sudut kanan gawang Tema Mursadat.

“Luis Suarez banget,” celetuk salah seorang penonton di tribun VIP, mengomentari gol Nufiandani tersebut.

Gol kedua yang terjadi di menit 16 juga tak kalah cantik. Diawali dari akselerasi Ronald Fagundez di sisi kiri, gelandang Uruguay itu langsung mengirim umpan diagonal untuk Nufiandani yang berdiri di sayap kanan. Dani sempat mengecoh dua bek Persikabo dan melakukan tusukan ke dalam kotak penalti, diakhiri dengan sepakan kaki kiri. Bola melengkung masuk ke sudut atas gawang Tema.

Itulah gol keempat yang dihasilkan Nufiandani bersama PSIS sejak dibajak dari Persijap Jepara, pertengahan musim lalu. Gol-gol itu sekaligus sebagai alarm buat Franky Mahendra agar bisa menjaga performanya, jika tak ingin tergusur oleh calon idola baru Jatidiri: Ahmad Nufiandani. (*)