Home > METRO BERITA > Sosialita > Nurul Indriyani, Ingin jadi Sosok Inspiratif

Nurul Indriyani, Ingin jadi Sosok Inspiratif

MENJADI pribadi yang inspiratif dan menginspirasi tentu bukan hal mudah. Banyak usaha yang mesti dilakukan. Begitu pula yang dilakukan oleh Nurul Indriyani. Mahasiswi D3 Public Relation Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini tengah merintis karirnya di bidang kehumasan.

Foto: metrosemarang.com/dok pribadi
Foto: metrosemarang.com/dok pribadi

Meski baru saja duduk di bangku semester 3, ternyata Nurul telah memiliki segudang prestasi. Dara kelahiran Grobogan, 17 Mei 1997 ini memang menaruh perhatian lebih pada masalah pendidikan dan pencegahan pernikahan dini pada anak di lingkungan tempat tinggalnya.

Berkat usahanya itu Nurul pernah meraih penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan RI. Ia dinobatkan sebagai pemuda berprestasi dalam bidang pencegahan pernikahan anak usia dini dan mendorong anak-anak perempuan untuk tetap bersekolah.

Memasuki usianya yang ke 19, berbagai prestasi telah diukirnya bahkan di kancah global. Seperti pada 2012 silam, ia terpilih mewakili Indonesia dan anak-anak se-Asia Pasifik di forum International Day of The Girl berpusat di PBB, New York, Amerika Serikat. Prestasi teranyar Nurul didapatkan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga pada puncak perayaan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2016 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, beberapa waktu lalu.

Guna menunjang kelancaran dalam usahanya, Nurul memutuskan untuk kuliah di jurusan Public Relation. Menurutnya jurusan ini sesuai dengan kegiatan kampanyenya tentang pentingnya pendidikan dan pencegahan nikah dini. Terlebih lagi ada satu mata kuliah yang sangat mendukung kegiatannya yaitu PR campaign.

“Emang dari kemauan diri sendiri, selain itu saya juga bisa lebih mendalami masalah public relation yang langsung berhubungan dengan kegiatan yang saya lakukan,” kata anak pertama dari dua bersaudara ini kepada metrosemarang.com, Senin (28/11) pagi.

Sosoknya yang menginspirasi ini membuat Nurul kerap diundang menjadi narasumber seminar. Tetapi ia tidak ingin hanya berhenti dan puas dengan prestasi yang telah diraihnya. Ia juga berharap aksinya dapat menginspirasi teman-temannya untuk dapat lebih peduli dengan lingkungan juga pendidikan.

“Saya tidak ingin cepat berpuas diri, karena masih banyak hal yang ingin saya raih,” tukasnya. (vit)

Tinggalkan Balasan