Home > METRO BERITA > Nyonya Meneer Bangkrut, Pabrik Minyak Telon Kini Meredup

Nyonya Meneer Bangkrut, Pabrik Minyak Telon Kini Meredup

METROSEMARANG.COM – Sebuah bangunan bercat putih tulang di sudut Jalan Letjen Suprapto, kawasan Kota Lama, Semarang, itu tampak memudar. Atapnya yang menjulang tinggi menyiratkan bahwa bangunan yang menyerupai rumah kuno tersebut merupakan peninggalan pemerintahan kolonial Belanda.

Pabrik minyak telon Nyonya Meneer yang tidak lagi berproduksi. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Saat metrosemarang.com berada di depan bangunan tersebutn semua daun pintunya tertutup rapat. Akar tanaman liar yang menjuntai telah menutupi hampir sebagian temboknya.

Warga setempat mengenal bangunan tersebut sebagai pabrik minyak telon cap 99 milik Nyonya Meneer.

Sudarmono, seorang juru parkir yang mangkal di situ sejak belasan tahun mengaku, pabrik minyak telon itu sudah tidak beroperasi lagi setelah demo besar-besaran dilakukan para buruhnya.

“Terakhir produksi empat bulan lalu. Sekarang sudah tutup. Enggak ada pegawai yang kemari,” kata Maman, panggilannya, Senin  (7/8).

Ia mengatakan pabrik minyak telon Nyonya Meneer sebelumnya masih sering memproduksi ragam jenis produk untuk diekspor ke luar negeri mulai Malaysia, Brunei Darussalam hingga merambah negara-negara lainnya.

Walau begitu, secara kasat mata setelah kasus tunggakan upah buruh mencuat setahun lalu, hingga saat ini dirinya tak lagi melihat aktivitas apapun di dalam pabrik.

“Buruh yang kerja di sini terakhir kali dapat pesangon separuh. Terus ada demonstrasi besar-besaran. Habis itu tidak beroperasi lagi,” ujar Maman.

Sementara itu, tak ada satupun pihak manajemen pabrik minyak telon yang dapat dikonfirmasi. Sistem manajemen yang tidak terbuka membuat awak media kesulitan untuk mengetahui sejauh mana progres bisnis anak perusahaan Nyonya Meneer tersebut. (far)