Oknum TNI Sempat Halang-halangi Penggerebekan Galian C di Bambankerep

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Petugas Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprov Jateng bersama jajaran Ditreskrimsus Polda Jateng menggerebek galian C di bukit Bambankerep, Ngaliyan, Semarang. Empat truk pengangkut galian dan dua begu disita.

Informasi yang dihimpun metrojateng.com, penggerebekan dilakukan Selasa (10/2) pukul 10.00. Petugas gabungan sempat dihalang-halangi sekelompok orang yang mengaku anggota TNI.

Namun petugas tetap tidak menyerah. Tercatat tujuh pekerja dijadikan tersangka oleh Polda Jateng. Sedangkan satu oknum TNI diserahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/5 Semarang.

Kepala Dinas ESDM Jateng Teguh Dwi Paryono mengakui jika ada beberapa oknum TNI di lokasi galian C. Bahkan oknum tersebut menghalang-halangi ketika petugas akan menyita dua begu di lokasi.

“Sudah kita lakukan pemberkasan, kita serahkan polisi milter. Soal begu sekarang masih kami negosiasikan,” katanya.

Menurutnya, galian C di Bambankerep telah berlangsung beberapa lama. Aktivitas itu melanggar Undang-Undang Minerba, UU Tata Ruang, dan UU lingkungan hidup. “Secara tata ruang tidak boleh untuk kegiatan tambang,” katanya. (byo)