Home > Berita Pilihan > Operasi Senyap di Kendal, Densus 88 Amankan Pemilik Bengkel Las

Operasi Senyap di Kendal, Densus 88 Amankan Pemilik Bengkel Las

METROSEMARANG.COM – Seorang warga Desa Ringinarum Kecamatan Ringinarum Kendal diamankan tim Densus 88 anti teror Mabes Polri, Minggu (18/6) siang. Dari penggeledahan tim Densus mengamankan alat perlengkapan las dan bendera merah putih yang bertuliskan lafadz tauhid.

Tim Densus 88 mengamankan seorang pria warga Ringinarum Kendal, Minggu (18/6). Foto: metrojateng.com

Warga Dusun Bumen RT 7 RW 5 Desa Ringinarum Kecamatan Ringinarum yang diamankan Densus 88 bernama Rochani (45). Pria yang mempunyai usaha bengkel las ini ditangkap petugas saat membersihkan bengkelnya.

Menurut karyawan bengkel, petugas yang turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah berjumlah tiga orang. “Hanya sepuluh menit di dalam rumah kemudian Pak Rochani digiring masuk ke mobil dengan tangan diikat. Keluarga tidak diberitahu terkait penangkapan Rochani,” kata Gito, karyawan bengkel las.

Tidak ada yang mengetahui alasan suami Nur Khasanah ini diamankan petugas. Ketua RT 7 Samsodin mengatakan, dirinya diminta untuk melihat proses pengeledahan yang dilakukan polisi bersenjata lengkap setengah jam usai Rochani dibawa petugas.

“Penggeledahan dilakukan polisi mencari barang bukti dan membawa peralatan las seperti selang dan lainnya. Polisi juga mengamankan bendera merah putih yang ada tulisan lafadz tauhid,” tutur pria yang masih kerabat Rochani tersebut.

Menurut Samsodin, tidak ada perilaku yang aneh, hanya saja Rochani mempunyai pengajian sendiri dan berbeda dengan di kampung. Dikatakan selama bulan Ramadan ini tidak pernah melaksanakan kegiatan di masjid dekat rumah.

“Saya tida mengetahui adik saya mengikuti aliran apa karena saya tidak ikut sehingga tidak tahu. Tapi setiap malam dia pergi begitu selesai berbuka puasa kemana dan ikut jamaah apa saya tidak tahu,” ujar Samsodin.

Sementara, istri Rochani mengaku kaget dengan penggerebekan Densus di rumahnya. “Saya tidak tahu kenapa suami saya ditangkap, karena belum ada pemberitahuan dari polisi,” katanya.

Penggeledahan yang dilakukan tim Densus 88 dan kepolisian ini berlangsung singkat. Warga kaget dengan penggeledahan tersebut karena Rochani termasuk warga yang baik.

Belum ada keterangan resmi dari polisi terkait penangkapan warga Ringinarum. Namun diduga Rochani termasuk jaringan teroris yang sebelumnya ditangkap densus di Rowosari kendal beberapa bulan yang lalu. (metrojateng.com/MJ-01)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link