Home > METRO BERITA > Fokus Metro Semarang > Operator BRT Koridor 2 Terancam Diputus Kontrak

Operator BRT Koridor 2 Terancam Diputus Kontrak

METROSEMARANG.COM – Pasca insiden kecelakaan yang menimpa Bus Rapid Trans (BRT) Trans Semarang koridor dua di Papandayan, Semarang, Minggu (17/7) lalu, Badan Layanan Umum Trans Semarang akan melakukan investigasi. Sejumlah sanksi pun menunggu pihak ketiga atau operator yang dinilai harus ikut bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Akan dilakukan investigasi dan evaluasi
sistem pengelolaan operator,” kata
Kepala BLU Trans Semarang, Joko Umboro Jati, melalui Manajer Pengelola Operasional Sandy Wicaksono, Selasa (19/7).

Menurut Sandy, pihak operator bertanggung jawab menyediakan armada, mekanik, driver serta perbengkelan. Dalam hal ini koridor dua Trans Semarang dikelola oleh PT Surya Setya Kusuma.

Sanksi akan diberikan jika  penyebab kecelakaan diketahui benar-benar karena kelalaian pihak pengelola. Hingga saat ini pihaknya masih menanti hasil penyelidikan kepolisian.

“Sanksi ringan berupa teguran, dan yang terberat pemutusan kontrak kerja sama,” terang Sandy.

Seperti yang diketahui, BRT koridor dua terguling dan menabrak sejumlah kendaraan di Papandayan Semarang, Minggu (17/7) lalu. Puluhan orang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Hingga saat ini penyebab pasti kecelakaan juga belum diketahui. (yas)