Home > METRO BERITA > ORArT ORET ArtSpace, Ruang Seni Terbuka Bagi Pelaku Seni Budaya

ORArT ORET ArtSpace, Ruang Seni Terbuka Bagi Pelaku Seni Budaya

image
Art Space yang digagas ORArT ORET menjadi satu terobosan minimnya ruang-ruang publik yang diperuntukkan bagi para pegiat dan pelaku seni budaya di Kota Semarang. Foto: Metro Semarang/MS-15

 
SEMARANG – Empat tahun perjalanan ORArT ORET diawali sebagai pengelola aksi-aksi seni, kemudian sebagai pecinta seni & budaya, hingga kini berpotensi menjadi organisasi seni budaya yang mempunyai ruang seni aktif.

Oleh karena itu, kini ORArT ORET membuat sebuah ruang seni (ArtSpace), yang menjadi sarana berkesenian sebagai dukungan kepada lintas komunitas dalam berbagi ilmu seni. Selain itu juga difungsikan sebagai tempat berkumpul dan saling berbagi informasi.

“Di ArtSpace ini sekaligus juga untuk membentuk ahli seni, pusat informasi seni, dan membangun kekuatan stakeholder bagi dunia seni, terutama bagi Kota Semarang sendiri,” kata Ridho Salafi Handoyo, salah satu penggagas ArtSpace tersebut.

Lokasi ORArT ORET ArtSpace sendiri berada di Jalan Kelud Raya No. 10, Sampangan, dan untuk mengawali pembukaannya pada Minggu (7/12), mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB, diadakan dua acara sekaligus, yaitu PasART Tiban dan kegiatan reguler aktivitas menggambar sketsa untuk kali ke-59.

“PasART Tiban adalah aksi seni tiap akhir pekan untuk memotivasi gejala-gejala transaksi antara pelaku kreatif (penjual) dan khalayak luas (pembeli), komunitas maupun perorangan,” imbuh Ridho. (MS-15)