Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Miss Indonesia Terkesan Kunjungi Pabrik Smartphone Advan Semarang

Miss Indonesia Terkesan Kunjungi Pabrik Smartphone Advan Semarang

METROSEMARANG.COM – Raut wajah kagum jelas terlihat di wajah Miss Indonesia 2016 Nastasha Manuela saat berkunjung ke pabrik salah satu smartphone terbesar di Indonesia, Advan.

Bersama dua ratu kecantikan lain, Miss Social Inspiration dan Miss Jateng, ia berkeliling dan melihat secara teliti proses pembuatan smartpone dan tablet di lahan seluas 1,5 hektar di Kawasan Industri Candi, Gatot Subroto Semarang, Selasa (26/4).

Miss Indonesia 2016 Nastasha Manuela kagum dengan proses perakitan produk Advan. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Miss Indonesia 2016 Nastasha Manuela kagum dengan proses perakitan produk Advan. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

Natasha hanya bisa geleng-geleng kepala melihat para pekerja indonesia melakukan perakitan smartphone dan tablet secara profesional. Ia bahkan merasa kagum saat menyadari bahwa sebagian besar para pekerja tersebut adalah wanita.

“Ketika masuk ke sini dan melihat langsung, saya benar-benar merasa bangga. Ini bukti Indonesia bisa mandiri,” kata Natasha sembari menunjukkan hasil salah satu smartphone yang sudah selesai dirakit.

Kegiatan yang dilakukan ketiga ratu kecantikan tersebut merupakan bagian factory visit yang digelar Advan bersama puluhan awak media. Advan ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Indonesia juga memiliki pabrik pembuatan ponsel cerdas yang mendunia.

Direktur Marketing Advan, Tjandra Lianto yang memimpin langsung kunjungan tersebut mengatakan, sejak awal kemunculannya, Advan telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Dengan pencapaian penjualan hingga 52 ribu unit perbulan, brand tablet lokal nomor satu di Indonesia itu optimistis mampu bersaing dengan brand-brand besar yang sudah menguasai pasar lokal dan dunia.

“Selain seluruh perakitan yang dilakukan di sini, yang membanggakan  sebanyak 20 persen komponen juga sudah berasal dari Indonesia, target kami 40 persen bahkan bisa lebih,” ujar Tjandra.

Tjandra berharap, Advan bisa terus berkembang dan maju pesat mengangkat industri teknologi tanah air. Dengan demikian penyerapan tenaga kerja lokal pun akan terus bertambah sebagai simbol kemandirian bangsa.

Sementara itu, dalam kegiatan kunjungan pabrik dengan 900 karyawan tersebut para peserta digiring untuk melihat secara langsung proses pembuatan ponsel di tiga ruangan. Mulai dari perakitan, pemasangan software pengujian ekstrem hingga pembungkusan dan pemasangan nomor imei produk. (yas)