Beranda METRO BERITA Pakar: Pembobol Rekening Nasabah Bank BRI Belum Tentu Teller

Pakar: Pembobol Rekening Nasabah Bank BRI Belum Tentu Teller

BERBAGI
Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Pakar Informasi Teknologi (IT) Universitas Dian Nuswantoro, Solichul Huda menganggap kasus dugaan pembobolan rekening nasabah Bank BRI yang menimpa Zuhdi adalah  modus lama yang menggunakan  penyamaran ID pelaku.

Menurutnya, aksi yang dilakukan pelaku tersebut bisa dilakukan oleh teller dan diluar teller. Tindakan tersebut  termasuk tindakan fraud. “Kuat kemungkinan, pelaku mengetahui data nasabah yang akan dibobol, termasuk tanda tangan korban,” beber dia, Kamis (12/2).

Dia menambahkan, jika modusnya seperti ini, berarti pelaku memalsu slip transfer yang seolah-olah korban datang ke kantor cabang bersangkutan. Ia kemudian melakukan transaksi transfer.

“Ini tidak mungkin terjadi kalau pelakunya hanya sendirian. Pasti ada pelaku lain yang mempunyai kemampuan mengakses database,” beber dosen yang juga Kandidat Doktor Ilmu Komputer Institut Teknologi Surabaya (ITS) itu.

Selain itu, menurut Sholichul ada kemungkinan lain yang dilakukan jika pelaku bukanlah teller melainkan oknum yang mempunyai akses ke database aplikasi tabungan. “Pelaku masuk ke database, terutama file transaksi, dan membuat record transaksi baru, serta mengubah nilai nominal korban dan rekening pelaku dengan aplikasi yang dibuat sendiri,” kata dia.

Setelah itu, pelaku memasukkan ID teller ke file transaksi, sehingga aplikasi tabungan tidak mencurigakan. “Jadi pelakunya belum tentu teller dengan ID yang dilaporkan,” tandasnya.

Seperti yang diketahui Rabu 4 Februari 2015 lalu, sekitar pukul 18.45, korban Zuhdi mendapati uang dalam rekening BRI nomer 0083-01-055135-50-1 miliknya berkurang Rp 550 ribu. Korban pun mengkonfirmasi dalam pihak Bank BRI Cabang Jalan Pattimura Semarang.

Ia kemudian diberi print out transaksi, diketahui bahwa telah terjadi proses transfer ke sebuah rekening atas nama Desi Asikasari, melalui teller bernomor ID0040954. Pihak Bank BRI juga sempat menjelaskan kepada korban, bahwa nomor ID tersebut milik BRI Cabang Langkat Sumatera. (yas)

BERBAGI