Home > METRO BERITA > Pamit Cari Kerja, Keluarga Tak Menyangka Riski Terlibat Aksi Teror di Tuban

Pamit Cari Kerja, Keluarga Tak Menyangka Riski Terlibat Aksi Teror di Tuban

METROSEMARANG.COM – Keluarga Riski Rahmat (22) masih belum sepenuhnya percaya jika pemuda asal Kuningan Semarang Utara itu terlibat jaringan teroris. Dia pamit pergi untuk mencari pekerjaan, sebelum akhirnya diketahui tewas bersama lima terduga teroris yang melakukan penyerangan terhadap anggota Polantas di Desa Siwalan, Jenu, Kabupaten Tuban, Sabtu (8/4).

Riski, salah satu terduga teroris yang tewas ditembak mati di Tuban. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

Ditemui di rumahnya, Jalan Kerapu 2, RT 9 RW 2, Kuningan, Semarang Utara, ibunda Riski, Mutiah (50) berulang kali menghela napas saat mengingat anak keduanya tersebut. Sampai sekarang ia juga masih belum bisa percaya anak keduanya terlibat jaringan teroris.

“Dia pergi sejak Jumat (7/4), pamit mau cari kerja. Baru hari Sabtu saya hubungin, bilangnya malah pergi piknik ke Surabaya,” kata Mutiah, Senin (10/4).

Dia juga tidak menyangka jika beberapa saat kemudian, Riski justru terlibat penyerangan anggota polisi di Tuban. Awalnya ia tak mengetahui anaknya menjadi salah satu terduga teroris yang ditembak mati di Tuban. Ia baru mengetahui setelah polisi menggeledah rumahnya pada Minggu (9/4) malam.

Sebelumnya, jenazah Riski diidentifikasi sebagaimana identitas yang dibawanya atas nama Adi Handoko warga Kecamatan Tersono, Batang. Namun setelah dilakukan penyelidikan, pria dengan nama Adi Handoko tersebut diketahui sudah meninggal tahun 2016 lalu.

Menurut Mutiah, semenjak kepergian kakaknya, Riski memang berubah 180 derajat. “Ia mulai rajin salat. Rambutnya jadi gondrong dan berjenggot. Kalau ditegur pasti jawabnya ‘ini sunah rosul buk’,” kata Mutiah.

Riski ditembak mati bersama lima orang lainnya yang diduga merupakan anggota Jamaah Ansaru Daulah (JAD). Salah satunya adalah Satria Aditama (19) warga Karonsih Ngaliyan Semarang. (yas)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link