Home > METRO BERITA > Panel Listrik Hilang Bukti Pemkot Tak Becus Kelola Aset

Panel Listrik Hilang Bukti Pemkot Tak Becus Kelola Aset

METROSEMARANG.COM – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Semarang, Joko Santoso menyayangkan hilangnya dua panel listrik senilai Rp 180 juta di rumah pompa Kali Banger. Menurutnya, kasus tersebut salah satu bukti lemahnya pemerintah dalam mengelola aset.

Joko Santoso Foto: metrosemarang.com/dok
Joko Santoso
Foto: metrosemarang.com/dok

“Sangat disayangkan. Kepolisian biar memeriksa dan mengusut apakah ada keterlibatan orang dalam atau memang ada kejahatan pidana di luar petugas,” kata Joko, Rabu (30/8).

Joko menyebut, kasus pencurian itu merupakan bukti lemahnya Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam mengelola aset yang sangat bernilai. Bagaimana tidak, panel listrik tersebut merupakan komponen penting  pompa penyedot rob dengan nilai total aset puluhan miliar.

Di sisi lain, politisi Gerindra itu justru menilai adanya indikasi melibatkan orang dalam dalam kasus tersebut. Sebab, saat anggota dewan berkunjung ke rumah pompa tersebut pengamanannya cukup baik, dan sudah dilengkapi pagar

“Ini keteledoran petugas. Kalau saya melihat, tidak mudah orang luar mengambil barang tersebut. Apalagi pada saat itu dalam kondisi hidup. Maka dari itu, keteledoran ini harus dipertanggungjawabkan oleh PSDA,” tegasnya.

Seperti yang diketahui, dua buah panel listrik di rumah pompa Kali Banger hilang dicuri. Dua panel tersebut hilang pada bulan Ramadan 2016. Kasus tersebut ditangani Polsek Semarang Timur, namun hingga saat ini pelaku belum tertangkap.

Dinas Pengeloaan Sumber Daya Air, Drainase dan Energi Sumber Daya Mineral (PSDA-ESDM) Kota Semarang, selaku pihak yang mengelola berencana  akan memasang CCTV dan memperketat pengamanan. (yas)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link