Home > METRO BERITA > Pantau Banjir di Sawah Besar, Ganjar: Utamakan Evakuasi Ibu Hamil dan Anak-anak

Pantau Banjir di Sawah Besar, Ganjar: Utamakan Evakuasi Ibu Hamil dan Anak-anak

METROSEMARANG.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo turun langsung memantau banjir yang terjadi di kawasan Sawah Besar akibat luapan Sungai Banjir Kanal Timur, Rabu (15/2) malam. Dia memastikan jika pemerintah sudah memikirkan solusi bagi warga terdampak banjir, termasuk kemungkinan merelokasi ke rusunawa.

Gubernur Ganjar memantau banjir di Sawah Besar, Rabu (15/2) malam. Foto: metrosemarang.com/isnin yusuf

Rombongan Ganjar tiba di Sawah Besar sekitar pukul 23.00. Politisi PDI Perjuangan itu juga menyempatkan berdialog dengan warga dan tim relawan yang bersiaga di lokasi bencana.

“Kepada tim penyelamat dari PMI, KSB BPBD, dan relawan-relawan yang lainnya agar mengutamakan mengevakuasi untuk ibu-ibu hamil, lansia serta anak-anak kecil,” kata Ganjar.

Kepada warga yang menjadi korban banjir, Ganjar meminta untuk bersabar, khususnya terkait normalisasi BKT. “(normalisasi) Ini bukan pekerjaan main-main, harus didesain. Ini pekerjaan triliunan dan tidak bisa dikatakan cepat. Secara teknis sudah ada semuanya dan prosedurnya sudah ada seperti Banjir Kanal Barat,” tegasnya.

Ganjar juga sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk nantinya menyiapkan lokasi bagi warga yang terkena dampak normalisasi BKT.

“Pak Wali Kota sudah mulai melakukan sosialisasi untuk mengusulkan Rusunnawa untuk menampung mereka yang ada di pinggiran. Kalau asal digusur nanti dikira kejam, makanya itu pemerintah melakukan sosialisasi terhadap warga,” imbuhnya.

Setelah memantau banjir di Sawah Besar Gubernur dan rombongan melanjutkan pantauan ke Genuk untuk meninjau banjir di kawasan tersebut.

Banjir akibat luapan Sungai BKT ini merupakan yang kedua kali dalam tiga hari terakhir. Sebelumnya, pada Senin (13/2) malam, sungai tersebut juga meluap dan merendam ratusan rumah warga.

Namun, menurut warga sekitar, banjir kali ini lebih besar dengan ketinggian mencapai satu meter atau sepinggang orang dewasa. (MG04)