Home > METRO BERITA > Panti Pijat Plus-plus di Kokrosono Dikosek Satpol PP

Panti Pijat Plus-plus di Kokrosono Dikosek Satpol PP

METROSEMARANG.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di kawasan Kokrosono Banjir Kanal Barat, Selasa (22/3). Hasilnya, satu tempat yang diduga panti pijat plus-plus dan belasan bilik yang diindikasikan sebagai tempat prostitusi disegel.

Penyegelan panti pijat plus-plus di Kokrosono, Selasa (22/3). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Penyegelan panti pijat plus-plus di Kokrosono, Selasa (22/3). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Semarang Kusnandir mengungkapkan, belasan bilik yang seharusnya digunakan untuk pedagang kaki lima (PKL) malah disewakan dan dijualbelikan untuk tempat tinggal. Akibatnya, Satpol mencurigai tempat tersebut dijadikan praktik usaha esek-esek.

Dalam razia tersebut Satpol PP menerjunkan sedikitnya 50 personel. Sebelumnya, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait perbuatan kumpul kebo yang kerap dilakukan di bangunan PKL blok G dan H. Selain mengindikasikan prostitusi liar, alih fungsi bangunan tersebut juga rawan terjadi kebakaran.

“Pemerintah akan mengembalikan fungsi semula untuk para PKL, jelas-jelas mereka telah menyalahi aturan,” kata Kusnandir. (din)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link