Home > METRO BERITA > Para Feminis Didorong Kompak Tangani Diskriminasi Perempuan

Para Feminis Didorong Kompak Tangani Diskriminasi Perempuan

METROSEMARANG.COM – Sejumlah feminis tengah didorong untuk memperkuat kerjasama dalam mengatasi berbagai kasus diskriminasi yang menimpa kaum hawa.

Sekretaris Pusat Study Wanita/Gender (PSW/G) Indonesia, Ina Hunga mengaku resah karena aksi solidaritas bagi korban diskriminasi perempuan akhir-akhir ini ternyata belum bisa menemukan benang merah antara feminis aktivis serta feminis akademik.

Ilustrasi Foto: metrosemarang.com/dok
Ilustrasi
Foto: metrosemarang.com/dok

“Bahkan, saya yang mengajar di kampus sampai gelisah karena gerakan perempuan sekarang sudah terlena dengan keberadaan feminis birokrat yang mengekang isu-isu perempuan untuk bergerak bebas ditangani di lingkungan kampus,” ungkapnya, Kamis (3/11).

Padahal, menurutnya kedua gerakan itu seharusnya bisa berkolaborasi untuk memback-up sebuah masalah agar ditangani dengan baik oleh pihak berwenang. “Gerakan perempuan di LSM dan kampus harus saling bersinergi. Maka kita sepakat untuk membentuk kegiatan rutin diskusi bulanan,” paparnya.

Sementara itu, seorang feminis lainnya Ita F Nadia, juga mengatakan gerakan para aktivis perempuan sekarang nyaris berjalan di tempat karena sangat tergantung dengan donor. Akibatnya, pergerakan mereka yang mengarah pada kebangsaan mulai meredup.

Sedangkan bagi Soka Handinah Katjasungkana, Direktur LBH Apik Semarang, marwah gerakan perempuan mungkin bisa dikembalikan melalui belajar filsafat. “Kalau kita masih belum mengetahui makna dari gerakan perempuan yang dilakukan bagaimana kita akan bergerak dan menurut pengalaman saya untuk bisa memperoleh itu kita harus belajar filsafat kembali,” jelasnya. (far)