Home > METRO BERITA > Para Pemulung Berebut Makan Gratis di Warung Sodaqoh

Para Pemulung Berebut Makan Gratis di Warung Sodaqoh

METROSEMARANG.COM – Sujanah terlihat tergopoh-gopoh mendatangi sebuah warung di pojok palang kereta Jalan Lahir, Semarang Utara, Minggu (11/12) siang. Ia menghampiri pemilik warung untuk memesan menu yang ada di situ.

Antrean di warung Sodaqoh, Minggu (11/12). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Di depan warung itu terpampang jelas papan bertuliskan Warung Sodaqoh. Sesuai namanya, semua menu yang disajikan di Warung itu diberikan secara cuma-cuma, alias gratis.

“Saya mau makan nasi mangut, mumpung diberi gratis,” kata nenek 76 tahun itu kepada┬ámetrosemarang.com.

Warung Sodaqoh, menurutnya sangat membantunya kala kantongnya sedang kosong. Ia yang tengah melahap nasi sayur mangut mengaku senang dengan kehadiran Warung Sodaqoh.

Sang pemilik warung pun tak sungkan menambahkan beberapa lauk pada piringnya. Ini adalah kesempatan langka untuk menyantap makanan gratis di tengah kesibukannya memulung barang-barang bekas.

Nasa Eliya, pemilik Warung Sodaqoh menyampaikan ada dua masakan yang disajikan di warungnya. “Selain sayur mangut ada juga sayur sop. Saya berikan gratis untuk 200 porsi dari pukul 11.00-13.00 WIB,” kata Nasa.

Ia lega karena semua masakannya telah disantap habis oleh para pemulung, tukang becak, dan kaum marjinal yang saban hari tinggal di Jalan Layur.

Ia dibantu teman-temannya sengaja berkeliling Kota Semarang untuk mencari kampung-kampung yang masih membutuhkan uluran tangan. Sebuah mobil merah yang disulap jadi angkringan kecil selalu ia bawa kemanapun pergi.

Di Jalan Layur, ia sudah menyambangi tiga kali. “Minggu kedua bulan Desember saya buka warung di sini, ternyata animonya cukup tinggi,” jelasnya.

Sebelumnya, Warung Sodaqoh pernah mampir di Jalan Pusponjolo dan sejumlah ruas jalan raya lainnya di Ibukota Jateng. Saat akhir tahun nanti, ia giliran membuka pesta rakyat di pusat kota. (far)