Home > METRO BERITA > Pasar Bunga Kalisari Berpotensi Timbulkan Masalah Parkir

Pasar Bunga Kalisari Berpotensi Timbulkan Masalah Parkir

METROSEMARANG.COM – Pembangunan kembali Pasar Bunga Kalisari sangat berpotensi menimbulkan kemacetan baru. Terlebih jika tidak disediakan ruang atau kantong parkir untuk kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat.

Hal itu diungkapkan oleh Pakar Transportasi dari Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno yang menjelaskan bahwa  Jalan Dr Sutomo merupakan jalan nasional, di mana aktivitas parkir di tepi jalan tersebut dilarang.

Pasar Bunga Kalisari berpotensi menimbulkan kemacetan jika pemerintah tidak menyediakan kantong parkir di lokasi tersebut. Foto: metrosemarang.com/dok
Pasar Bunga Kalisari berpotensi menimbulkan kemacetan jika pemerintah tidak menyediakan kantong parkir di lokasi tersebut. Foto: metrosemarang.com/dok

“Pasal 43 UU 22/2009 tentang LLAJ (1) penyediaan fasilitas parkir untuk umum hanya dapat diselenggarakan di luar ruang milik jalan sesuai dengan izin yg diberikan; (2) penyelenggaraan fasilitas parkir di luar ruang milik jalan dapat dilakukan oleh perseorangan warga negara Indonesia atau badan hukum Indonesia, berupa (a) usaha khusus perparkiran atau (b) penunjang usaha pokok; (3) fasilitas parkir di dalam ruang milik jalan hanya dapat diselenggarakan di tempat tertentu pada jalan kabupaten, jalan desa atau jalan kota yang harus dinyatakan dengan rambu lalu lintas dan atau marka jalan,” terangnya, Selasa (15/11).

Menurutnya, Kota Semarang dinilai masih sangat kurang ruang dan kantong parkir. Sementara pertambahan kendaraan bermotor tidak dapat ditampung di lahan parkir yang ada. Akibatnya, badan jalan yang semestinya untuk lalu lintas kendaraan dan orang di trotoar dimanfaatkan untuk parkir kendaraan bermotor, terutama sepeda motor.

“Jika masih terdapat aktivitas parkir di tepi jalan nasional maupun provinsi, sesuai UU 22/2009, Polantas dapat menindaknya karena sudah melanggar aturan yang ada,” tambahnya.

Jika dibiarkan terus menerus, Djoko khawatir akan menjadi kebiasaan buruk bagi warga yang tidak mau diajak tertib Pemkot diminta bertindak dengan cara segera mencari lahan untuk parkir kendaraan bermotor. (ade)