Home > METRO BERITA > Pasar Johar akan Dibangun Lima Lantai

Pasar Johar akan Dibangun Lima Lantai

METROSEMARANG.COM – Revitalisasi Pasar Johar Kota Semarang paska kebakaran kemungkinan akan dibangun menjadi lima lantai. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) Kota Semarang, M Irwansyah, Kamis (24/11).

Pedagang Pasar Johar pasca kebakaran pada 9 Mei 2015. Bangunan baru Pasar Johar akan dibangun lima lantai. Foto: metrosemarang.com/dok
Pedagang Pasar Johar pasca kebakaran pada 9 Mei 2015. Bangunan baru Pasar Johar akan dibangun lima lantai. Foto: metrosemarang.com/dok

Menurutnya pembuatan detail engineering design (DED) revitalisasi Johar hampir selesai. Tapi pihaknya masih menerima masukan melalui seminar nasional dari berbagai pihak untuk menyamakan persepsi. Khususnya terkait keberadaan bangunan konservasi atau cagar budaya dan satu sisi kebutuhan bangunan baru.

‘’Sementara desain Johar akan dibangun menjadi sekitar 5 lantai. Karena seperti dikatakan pembicara tadi pasar tinggi pun tidak masalah, tinggal bagaimana desainnya dan mengaturnya. Ada alat aksesibilitasnya misalnya escalator untuk naik lantai bawah langsung ke atas. Tapi turunnya tetap melewati pedagang yang lain,’’ terang M Irwansyah, usai seminar nasional DED Revitalisasi Pasar Johar, Bangunan Konservasi dan Non Konservasi di Lawang Sewu, Kamis (24/11).

Ke depan pasar ini diharapakan bisa jadi tempat rekreasi. Di bangunan baru nantinya semua fasilitas pendukung akan dipenuhi. Kemudian alun-alun Johar juga akan dibangun kembali karena sebagai ruang public dan baper antara pasar dan Masjid Agung Kauman. Masalah parker juga diharapkan setiap lantai nantinya ada ruang parkir. Sehingga tidak ada ala an lagi susah naik turun tangga.

Sementara untuk roadmap revitalisasi Pasar Johar sendiri, tahun ini melakukan kegiatan penyusunan DED, kajian lalu lintas dan kajian Amdal atau analisis mengenai dampak lingkungan. Kemudian di 2017, pemkot sudah menganggarkan Rp 50 miliar untuk penguatan Johar lama dan penataan lingkungan. Serta di 2018 mulai dilakukan pembangunan fisik yang ditargetkan 2020 selesai dan pasar bisa difungsikan lagi.

‘’Pemkot sudah mengajukan bantuan ke pemerintah pusat untuk keuangannya. Karena revitalisasi Pasar Johar ini membutuhkan sekitar Rp 780 miliar dan dibangun secara multiyears, dimana dari jumlah itu untuk penanganan bangunan konservasi sendiri mencapai sekitar Rp 400 miliar,’’ kata Irwansyah.

Sementara itu, dalam acara seminar nasional ini dibuka oleh Plh Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu. Sebagai narasumber Prof (em) Mohammad Danisworo pakar arsitektur internasional dan Dr Ir Ramalis Sobandi, MT ahli perkotaan dan peneliti pasar. Selain itu turut hadir perwakilan SKPD, akademisi, perwakilan dari LSM, perwakilan pedagang Pasar johar serta perwakilan dari lembaga terkait. (duh)

Tinggalkan Balasan