Home > METRO BERITA > METRO GAYA > Komunitas > Pazaarseni Diharapkan Bisa jadi Nilai Tambah Kota Semarang

Pazaarseni Diharapkan Bisa jadi Nilai Tambah Kota Semarang

METROSEMARANG.COM – Pazaarseni 2016 resmi dibuka pada Sabtu (27/8) malam di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS). Melalui Pazaarseni 2016, diharapkan potensi kesenian dan kebudayaan Kota Semarang bisa lebih mendunia. Terlebih lagi, Kota Semarang sedang dalam proses menuju Kota Warisan Dunia pada 2020 nanti.

Ketua Dewan Kesenian Daerah Semarang (Dekase), Mulyo Hadi Purnomo memberikan sambutan pembukaan Pazaar Seni 2016 di TBRS, Sabtu (27/8) malam. Foto: metrosemarang/ade lukmono
Ketua Dewan Kesenian Daerah Semarang (Dekase), Mulyo Hadi Purnomo memberikan sambutan pembukaan Pazaar Seni 2016 di TBRS, Sabtu (27/8) malam. Foto: metrosemarang/ade lukmono

Ketua Dewan Kesenian Daerah Semarang (Dekase), Mulyo Hadi Purnomo mengatakan walaupun nama agenda ini Pasarseni, namun di sini tidak hanya dijual produk-produk kesenian saja.

“Saya harapkan di sini nanti akan ada gagasan dan ide-ide cemerlang untuk mengangkat kesenian dan kebudayaan Kota Semarang,” kata dia dalam sambutan pembukaaan Pazaarseni 2016.

Pazaarseni diharapkan bisa mengangkat derajat seni dan budaya Semarang ke level dunia. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Pazaarseni diharapkan bisa mengangkat derajat seni dan budaya Semarang ke level dunia. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Pazaarseni 2016, lanjutnya, merupakan gelaran sebagai penutup kepengurusannya. Dia berharap di kepengurusan selanjutnya bisa menggelar agenda Pazaarseni agar menjadi agenda tahunan.

Di dalam kompleks arena Pazaarseni 2016, terdapat 24 stan lukis dari seniman seluruh penjuru Pulau Jawa. Selain itu ad 14 stan komunitas. Tidak hanya itu, akan ada banyak acara workshop dan diskusi mengenai kesenian selama acara berlangsung, yakni 26 hingga 31 Agustus 2016. (ade)