Home > METRO BERITA > PDAM Tekan Keterlambatan Pembayaran Tagihan Jadi 5%

PDAM Tekan Keterlambatan Pembayaran Tagihan Jadi 5%

image

SEMARANG – Bertepatan dengan HUT ke-103, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang memperluas penerapan sistem pembayaran rekening air minum secara online melalui perbankan. Menurut Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Semarang, Etty Laksmiwati, terobosan dilakukan untuk memudahkan pelanggan agar tidak harus mengantre ketika melakukan pembayaran tagihan bulanan.

‘’Program ini terobosan baru untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran dan memberi kesempatan pelanggan supaya tidak mengantre saat bayar setiap bulan,’’ katanya.

Kali ini PDAM menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk pembukaan pembayaran rekening air minum melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dan internet banking. Sebelumnya juga sudah menggandeng bank pelat merah lainnya yaitu Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri.

Menurut Etty, pembayaran melalui ATM dan internet banking optimistis akan bisa menekan jumlah masyarakat yang terlambat melakukan pembayaran tagihan bulanan. Saat ini keterlambatan masih 10-15%, diharapkan nanti akan bisa menjadi 5% dari jumlah pelanggan yang ada sekitar 150 ribu.

‘’Tapi keterlambatan itu dalam 4 sampai 5 hari saja sudah terbayar, karena kebanyakan alasan keterlambatannya karena tidak disengaja yaitu karena lupa,’’ katanya.

Pembayaran itu menjadi alternatif selain layanan melalui kantor pos, kios pembayaran online, dan Kantor Pusat PDAM. Pembayaran melalui ATM dan internet banking ini juga cukup mudah, pilih menu kemudian ikuti petunjung yang muncul di layar.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pada kesempatan itu melakukan pembayaran menggunakan internet banking Bank BRIi untuk melakukan peresmian layanan mudah dan efisien itu.

Dia menilai inovasi pembayaran air minum berbasis teknologi tersebut akan memudahkan masyarakat dan menjadi salah satu tindakan nyata PDAM dalam rangka memberikan pelayanan kepada warga Kota Semarang.

‘’Dalam era teknologi sangat perlu terobosan dan inovasi pada perusahaan daerah, PDAM juga harus lebih terbuka baik secara internal maupun eksternal, demi kemajuan perusahaan,’’ katanya.(MS-13)