Beranda METRO BERITA Pedagang Enggan Tinggalkan Pasar Kobong

Pedagang Enggan Tinggalkan Pasar Kobong

BERBAGI
Pedagang Pasar Kobong keberatan jika harus direlokasi. Mereka masih ragu untuk menempati lokasi baru. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Pedagang Pasar Kobong keberatan jika harus direlokasi. Mereka masih ragu untuk menempati lokasi baru. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Kendati tidak dibebankan biaya untuk perpindahan dari Pasar Kobong ke gedung Pasar Rejomulyo yang baru, sejumlah pedagang masih merasa was-was. Pasalnya Dinas Pasar belum memberikan gambaran jelas terkait ukuran pasti los yang akan mereka terima.

Seorang pedagang, Turmudzi menuturkan kenyamanan bukan menjadi hal utama. “Yang kami inginkan hanya ukuran los yang sama dengan yang lama. Syukur-syukur bisa lebih besar,” ungkapnya, saat berdialog dengan pihak Pemkot Semarang yang diwakili Dinas Pasar, Kamis (12/2). .

Dia menambahkan, Pasar Kobong yang sekarang mereka tempati mempunyai nilai sejarah yang dekat dengan para pedagangnya. Beberapa tahun lalu mereka membangun sendiri pasar dengan sumber dana dari para pedagang. “Dulu di sini adalah makam. Kami urug dengan swadana. Pemerintah hanya membantu sekitar Rp 1,4 juta,” kata dia.

Sementara itu, pedagang lain, Didik juga menyayangkan keputusan Dinas Pasar. “Dari awal kenapa kami tidak dilibatkan? Jika memungkinkan, kami siap iuran untuk memperbaiki pasar Kobong ini dengan swadana” kata Didik.

Didik mengaku, sempat melihat bangunan Pasar Rejomulyo yang rencananya akan dijadikan lokasi para pedagang Pasar Kobong. Dia menyoroti masalah drainase, instalasi listrik dan lantai yang licin.

Dari pihak Dinas Pasar mengklaim, sudah melakukan perencanaan dan survei terkait proses pembangunan Gedung Pasar Rejomulyo yang baru. Diharapkan, pedagang bisa segera menempati lokasi baru, karena Pasar Kobong rencananya akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH). (ade)