Home > METRO BERITA > Pedagang Ikan Rejomulyo Enggan Tempati Gedung Baru

Pedagang Ikan Rejomulyo Enggan Tempati Gedung Baru

METROSEMARANG.COM – Perwakilan pedagang ikan di Pasar Rejomulyo memenuhi undangan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang terkait penolakan kepindahan dari pasar lama ke gedung baru yang ada di sebelah timur pasar lama.

Lokasi baru Pasar Rejomulyo yang dianggap belum sesuai keinginan pedagang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Lokasi baru Pasar Rejomulyo yang dianggap belum sesuai keinginan pedagang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Pedagang menilai tempat yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kurang representatif untuk pedagang grosir ikan. Luasan lapak dan tempat bongkar muat dirasa kurang sesuai.

“Tidak hanya itu, lantai yang terbuat dari keramik tentu saja tidak bisa kami gunakan karena licin jika terkena air dan lendir ikan,” kata pengurus paguyuban pedagang Pasar Rejomulyo, Mujiburrohman, Rabu (24/8).

Dia meminta agar Pemkot terlebih dahulu memperbaiki segala sesuatu yang kurang terlebih dahulu sebelum meminta pedagang untuk menempati lokasi yang belum sesuai. Jika ditempati terlebih dahulu dengan dibarengi perbaikan, mereka khawatir omzet akan turun.

“Kami bertransaksi sekitar Rp 2 miliar setiap hari. Jika terganggu perbaikan, apakah Pemkot mau bertanggung jawab,” tegasnya setengah bertanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso secara prinsip, pedagang sebenarnya bersedia pindah jika kebutuhannya terpenuhi. “Jika nanti para pedagang masih ada sesuatu yang dibutuhkan, kami harap melaporkannya dalam bentuk surat resmi agar cepat diproses,” ungkapnya. (ade)