Pedagang Pasar Kobong akan Direlokasi

Pemkot terus melakukan sosialisasi rencana relokasi pedagang Pasar Kobong, Kamis (12/2). Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Pemkot terus melakukan sosialisasi rencana relokasi pedagang Pasar Kobong, Kamis (12/2). Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendatangi Pasar Rejomulyo atau yang biasa disebut Pasar Kobong, Kamis (12/2). Kedatangan rombongan Pejabat Pemkot yang rencananya akan dipimpin langsung oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi ini ingin berbincang langsung dengan para pedagang ikan yang ada di sana.

Namun pedagang harus gigit jari lantaran gagal bertemu langsung dengan Wali Kota Semarang. Pertemuan antara Pemkot dan pedagang tersebut akhirnya dipimpin oleh Kepala Dinas Pasar, Trijoto Sardjoko.

Dalam dialog tersebut, Trijoto menyinggung masalah relokasi para pedagang ke bangunan Pasar Rejomulyo yang baru. Menurutnya, pasar baru itu sudah dianggarkan lebih dari Rp 20 miliar dari tiga tahun lalu.

“Di sana para pedagang akan aman dari banjir karena sudah kami tinggikan. Di lantai satu rencananya akan digunakan pedagang grosir, sedangkan lantai dua akan digunakan untuk pedagang eceran dan bumbon,” terang dia.

Lokasi pasar baru ini diharapkan dapat menjadi lokasi yang lebih nyaman, baik untuk para penjual dan pembeli. Terlebih lagi, Pasar Rejomulyo sudah sangat terkenal sebagai pasar induk penjualan hasil laut di Semarang.

Dia menyebutkan, lokasi bekas Pasar Rejomulyo yang lama akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH). “Sebagai sebuah kota, sudah ada mekanisme terkait persentase RTH. Namun yang lebih penting adalah memberikan tempat yang jauh lebih baik kepada para pedagang ikan,” kata dia. (ade)

activate javascript